NasionalNews

Muhammadiyah Gandeng Education University of Hongkong dan TEFLIN dalam 6th International Knowledge Transfer Forum

44

Solo, panjimas – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggandeng Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan 6th International Knowledge Transfer Forum.

Tujuan forum ini untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris bagi guru sekolah Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Agenda ini membuat para guru antusias untuk mengikuti. Sebanyak 1.000 guru ikut bergabung melalui platform Zoom Meeting dan 112 guru hadir secara langsung di Ruang Meeting Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS untuk menyimak materi.

Agenda yang diselenggarakan pada Senin (5/5) itu mengangkat tema ‘Human-Centric ELT: Empowering Educations Through Collaborative Innovation and Deep Learning Approaches’.

Majelis Dikdasmen menggandeng Education University of Hongkong dan The Association of the Teaching of English as a Foreign Language in Indonesia (TEFLIN) untuk menghadirkan para ahli di bidang pendidikan bahasa Inggris.

“Yang kita angkat adalah tentang bagaimana penggunaan AI untuk pendekatan deep learning. Jadi, AI (Akal Imitasi) adalah kebutuhan untuk membangun sebuah proses pembelajaran yang mendalam kepada anak-anak,” jelas Dr. Mohamad Ali selaku Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Surakarta.

Sedang di hadapan para narasumber, Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengemukakan, UMS merupakan salah satu kampus Muhammadiyah yang terbaik karena 90 persen prodinya telah terakreditasi Unggul.

Harun berharap, pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk membangun kolaborasi dengan Education University of Hongkong dengan tidak hanya kolaborasi riset dan publikasi, tetapi bisa bekerja sama untuk inovasi pendidikan di masa mendatang.

“Saya harap ini bukan merupakan pertemuan terakhir, tetapi bisa menjadi kolaborasi. Tidak hanya menjadikannya sebagai narasumber, tetapi lebih baik hari ini kita memulai untuk kerja sama,” harap Harun.

Dia juga menyampaikan bahwa saat ini Mendikdasmen Republik Indonesia sedang menekankan pendekatan deep learning yang menjadi tema dari pertemuan kali ini.

Ir. Ananta Kusuma Seta, Ph.D., mewakili dari Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah mengucapkan terima kasih kepada UMS karena berkenan menjadi tuan rumah. Dia juga mendukung pertemuan ini menjadi awal mula kolaborasi UMS dengan University of Hongkong.

Ananta mengatakan guru bahasa Inggris berperan penting dalam membentuk kemampuan komunikasi siswa, berpikir kritis, dan keahlian global

Exit mobile version