HajiNasionalNews

Sekjen MUI Ajak Jamaah Fokus Raih Haji Mabrur di Tanah Suci

35
×

Sekjen MUI Ajak Jamaah Fokus Raih Haji Mabrur di Tanah Suci

Sebarkan artikel ini

Semua jamaah haji bercita-cita ingin meraih Haji Mabrur, karena balasan haji mabrur sangat mulia berdasarkan Hadis Nabi :
وعَنْهُ أَنَّ رسولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قالَ العُمْرَة إلى العُمْرِة كَفَّارة لما بينهما والحجُّ المَبرُورُ لَيس لهُ جَزَاء إِلَّا الجَنَّةَ متفق عليه

Artinya: Dari Abu Hurairah RA pula, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Umrah ke umrah yang berikutnya adalah menjadi penutup dosa dalam waktu antara dua kali umrahan itu, sedang haji mabrur, maka tidak ada balasan bagi yang melakukannya itu melainkan surga.” (Muttafaq ‘alaih).

Adapun ciri-ciri Haji Mabrur yang bersifat lebih spesifik, seperti; pertama, berusaha untuk selalu berbuat baik dan menghindari perbuatan buruk; kedua, menjaga lisan dan ucapan, serta menghindari perkataan yang tidak baik; ketiga, menjaga hubungan baik dengan orang lain dan tidak menyakiti perasaan orang lain.

Keempat, menjaga amanah dan tidak menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan; kelima,
gemar berdakwah melalui perbuatan (dakwah bil hal) maupun menyampaikan kebaikan kepada orang lain (bil lisan);

Keenam, menjaga silaturahmi dan tidak memutus tali silaturahmi dengan orang lain; ketujuh, mencintai ilmu dan majelis ilmu. Meskipun predikat haji mabrur adalah hak prerogratif dari Allah Swt, namun kita bisa berikhtiar untuk meraihnya dengan menjalankan ibadah haji dengan penuh kesungguhan dan kesabaran dan selalu berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik baik bagi semua orang, tanpa kecuali.

Hal ini disampaikan kepada awak media usai mengikuti pertemuan dan persiapan dengan Amirul Hajj. Pemerintah berkomitmen menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji 2025. Hal ini ditegaskan Menteri Agama Nasaruddin Umar selaku Amirul Hajj dalam rapat koordinasi bersama Tim Amirul Hajj di kantor pusat Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta.

Menag RI mengungkapkan pentingnya sistem komunikasi yang cepat dan menyeluruh agar setiap persoalan di lapangan bisa segera direspon.

“Semua isu-isu yang berkembang di seluruh lokasi harus otomatis akan online dengan Amirul Hajj. Jadi tidak ada satu isu yang tidak diketahui oleh anggota Amirul Hajj, kita segera membuat grup chat WhatsApp,” jelas Menag, Selasa (13/5/2025) di Jakarta.

Hal ini langsung mendapat respon positif dari peserta rapat koordinasi salah seorang Amirul Hajj, Amirsyah Tambunan. “Oleh sebab itu ia berharap kepada jamaah haji agar fokus mempersiapkan diri lebih sungguh-sungguh dengan niat yang tulus ikhlas dan segala daya serta upaya untuk meraih haji mabrur,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *