MUINasionalNews

Milad MUI Serta Kehadiran MUI untuk Mengawal Kemaslahatan Umat dan Kedaulatan Bangsa

65
×

Milad MUI Serta Kehadiran MUI untuk Mengawal Kemaslahatan Umat dan Kedaulatan Bangsa

Sebarkan artikel ini

Kelahiran Majelis Ulama Indonesia (MUI) memasuki setengah abad 50 Tahun, sebagai tahun Emas MUI, seperti halnya usia manusia yang sudah dewasa, hal itu juga menuntut MUI untuk terus berkhidmat guna mewujudkan Kemaslahatan umat dan Keharmonisan Bangsa. Maka di gagas rencana acara Milad dirangkai dengan acara Tabligh Akbar dengan tema: Merangkai Kebersamaan di Tengah Keberagaman.

Saat ini umat membutuhkan peran strategis MUI di seluruh Indonesia untuk terus konsisten melayani umat (khodimu ummah) dan mitra pemerintah (sodiqul hukumah) dalam mewujudkan bangsa Indonesia yang baik, penuh ampunan (baldatun thayibatun wa rabbun ghofur).

Memang tidaklah mudah merangkai kebersamaan di tengah keberagaman, karena MUI dihadapkan kepada dua tantangan secara bersamaan; pertama, secara internal kesiapan sumber daya MUI melayani umat (khodimul ummah) dari tingkat pusat hingga Kecamatan ditengah keberagaman.

Yang kedua eksternal MUI bersama Ormas dan lembaga pendidikan yang beragama paham, harus mampu menciptakan kebersamaan untuk mewujudkan tatanan negara yang aman, damai penuh rahmat dari Allah.

Ditengah ketidak pastian geopolitik global, MUI harus mampu memperkuat literasi dalam mengantisipasi ketidak pastian geopolitik global dengan 4 M; pertama, Membaca, Menulis, memahami dan menyelesaikan masalah yang di hadapi umat. Jika MUI belum bisa tampil menyelesaikan banyaknya masalah yang di dahadapi umat,

Maka setidaknya MUI jangan menjadi masalah (part of the problem). Idealnya harus menjadi bagian dari pelopor menyelesaikan masalah (problem solver). Kita telah menjadi saksi sejarah bahwa MUI telah menjadi pelopor dalam membuat program rintisan seperti; pertama, melahirkan sistem dan standar halal yang sudah berjalan 35 tahun menjadi standar halal dunia.

Meskipun BPJPH telah lahir, namun peran MUI masih memiliki kewenangan dalam melakukan auditor dan Fatwa Halal seluruh produk makanan, minuman dan kosmetik serta barang gunaan lainnya; kedua, penguatan ekonomi keungan syariah melalui Fatwa hingga kini berjumlah 165 Fatwa untuk memperkuat ekonomi umat (taqwiyatul ummah) dan kemandirian bangsa.

MUI sebagai bagian dari dunia Internasional bersama pemerintah dan komponen masyarakat secara konsisten terus menyuarakan rasa kemanusiaan agar menghidupkan hati nurani kemanusiaan sehingga terus berkiprah untuk melakukan diplomasi guna mewujudkan tatanan dunia yang aman dan damai.

Karena itu komitmen MUI untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina sesuai amanat UUD 1945 ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Oleh sebab itu MUI terus melakukan dialog dengan berbagai pihak baik secara perorangan maupun kolektif dalam rangka memberikan tuntunan keagamaan yang wasathiyah untuk mewujudkan pemahaman keagamaan yang seimbang (wasathiyah) gunan menciptakan umat terbaik (khoiru ummah) dan umat yang bisa menjadi wasit dalam rangka mewujudkan tatanan dunia yang berkeadilan.

MUI terus mengajak semua pihak, terutama penyelenggara negara agar memiliki etika, moral sehingga terhindar dari korupsi dalam rangka mewujudkan akhlak bangsa demi masa depan bangsa yang bermartabat dan berdaulat. Karena akhir-akhir ini praktik moral anak bangsa masih terus menjadi sorotan di media masih tingginya angka kemiskinan di Indonesia.

Karena itu kami bertekad dan mengajak semua pihak untuk memprkuat kedaulatan ekonomiekonomi sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan ekonomi sesuai amanah konsitusi UUD pasal 33 dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan dan energi untuk memperkuat gerakan nasional makan bergizi geratis dalam rangka mensukseskan program pemerintahan Prabowo Subianto. Karena ini bagian dari ikhtiar untuk mengisi kemerdekaan Indonesia ke 80
dalam rangka menyongsong tahun Emas 2045.

*) Disampaikan oleh Sekjen MUI, Dr Amirsyah Tambunan (dalam rangka Milad MUI Di Denpasar Bali 9 Agustus 2025)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *