Jakarta, panjimas – Tidak mudah bagi Presiden Prabowo untuk bisa menjadi pemimpin yang dicintai rakyatnya karena banyak masalah yang akan menghalanginya seperti : pertama, masalah kemiskinan, PHK dan pengangguran yang masih tinggi. Selanjutnya tindak korupsi yang masih saja merajalela.
Meskipun di satu sisi Prabowo telah berhasil mengungkap tindak korupsi yang ada, tapi penyelesaiannya tampak masih lemah dan seperti terbentur dinding sehingga aktor-aktor yang ada di balik kasus-kasus tersebut masih bebas bergentayangan dan berkeliaran.
Ketiga, masih sulitnya bagi Prabowo untuk mematahkan dan mengendalikan pengaruh para pemilik kapital yang memang sudah sangat terlalu besar dan kuat terhadap kehidupan ekonomi dan politik negeri ini.
Selanjutnya keempat, adanya buzer-buzer bayaran yang memiliki kemampuan membentuk opini yang akan merugikan dan merusak citra Prabowo sebagai Presiden.
Kelima, adanya kelompok kecil di sekeliling Prabowo yang memagari dan menghalanginya untuk berkomunikasi dan dekat dengan rakyat sehingga kepemimpinan Prabowo terkesan elitis.
Keenam, adanya kesenjangan antara kata dan perbuatan sehingga terkesan apa yang dikatakan Prabowo hanya omon-omon saja. Ketujuh, kehadiran dari para menteri dan wakil menteri dalam kabinet Prabowo yang merupakan titipan dari pihak-pihak tertentu sehingga kesetiannya bukan kepada presiden tetapi kepada para bohirnya.
Kedelapan, mentalitas dari para penegak hukum yang tidak lagi berorientasi kepada kebenaran dan keadilan tapi kepada pesanan dan tekanan.
Kesembilan, banyaknya janji-janji Prabowo yang sangat sulit diwujudkan karena keterbatasan dana dan anggaran.
Hal-hal ini jelas akan sangat mengganggu kepemimpinan Prabowo.
Oleh karena itu jika Prabowo tidak bisa memenej dan mengatasi masalah ini dengan baik maka kepercayaan (trust) terhadap Prabowo tentu akan melorot dan bila itu yang terjadi maka tentu kepemimpinan Prabowo akan bermasalah dan kita tentu saja tidak mau hal itu terjadi.
Anwar Abbas
Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan
Wakil Ketua Umum MUI













