Malaysia, panjimas – Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. Amirsyah Tambunan mengukuhkan Pengurus Perwakilan MUI Malaysia di Rumah Buya Hamka (Ruhama) di Kuala Lumpur (24/8/25). Dalam Sumpah atau janji pengurus MUI pusat yang di bacakan Sekjen MUI, berbunyi : “Dengan ini kami bersumpah, bahwa kami menjunjung tinggi dan melaksanakan ajaran Islam, Pancasila, UUD 1945, PD/PRT MUI, dan segala keputusan serta kebijakan MUI”.
Lebih lanjut Sekjen MUI, buya Amirsyah menegaskan bahwa pengurus MUI akan mendahulukan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi, dan siap sedia berkhidmat melayani umat sebagai pengurus MUI. Dirinya juga berharap agar siap sedia berkhidmat dan melayani umat (khodimul ummah) sebagai pengurus MUI.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa proses dan prosedur pembentukan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di luar negeri yang pertama di Malaysia berdasarkan Peraturan Organisasi (PO) No.16/PO-MUI/X/2023 tentang Pedoman dan Tata Kerja Perwakilan MUI di Luar Negeri.
Tentu di awali kesepakatan internal MUI dengan sejumlah organisasi Islam. Proses di awali pertemuan dan musyawarah para ulama, cendekiawan, dan pemimpin organisasi Islam seperti dari tokoh PC INU Malaysia, Lazib Musta’in, PCIM Malaysia, Fauzi Fakhrur, IKADI Malaysia Dr. Asmuliadi Lubis, ICMI Malaysia, Dr.Sonny Zulhuda dll.
Kedua, mekanisme pembentukan berdasarkan Peraturan Organisasi MUI Pusat untuk memperkuat peran dan jaringan ulama Indonesia di dunia internasional. Adapun tahapan dalam pembentukan perwakilan MUI di Malaysia; pertama, inisiasi oleh MUI Pusat dalam mengidentifikasi kebutuhan ulama untuk memiliki perwakilan MUI di luar Negeri seperti Malaysia, baik untuk membina hubungan keagamaan, akademik, sosial-budaya untuk membantu diaspora Indonesia di Malaysia;
Diskusi dan Konsultasi
MUI Pusat dengan organisasi-organisasi Islam terkemuka di Malaysia, seperti Persatuan Ulama Malaysia (PUM), Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), dan PC IM NU, PC IM Muhammadiyah di Malaysia, serta perwakilan diaspora Indonesia; ketiga, pembentukan Komite Persiapan untuk membuat kesepakatan bersama untuk menyusun struktur Pengurusan MUI sesuai PD/PRI MUI.
Alhamdulillah pada Ahad, (24/8/25) telah dilakukan Pengukuhan Resmi oleh Sekjen MUI, Dr. Amirsyah Tambunan setelah melalui tahapan semua persiapan selesai. Berbagai unsur dan Ormas masuk dan mewakili dalam struktur seperti dari tokoh PC INU Malaysia, sebagai Ketua Ihyaul Lazib Musta’in; dari PCI Muhammadiyah menjadi sekretaris Dr.Achmad Fathoni, Lc, MA; Wakil-wakil Ketua, Abdul Hakim, S.HI, M.HI, PhD. dan Fauzi Fakhrur, dari IKADI Malaysia Bendahara, Dr. Asmuliadi Lubis, ICMI Malaysia, Wakil Ketua Dr.Sonny Zulhuda.
Pada waktu yang sama Ketua MUI Bidang Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLKI) Prof. Dr. Sudarnoto Abd Hakim dalam tausiyahnya menegaskan bawah MUI sebagai representasi ulama bersama umat Islam serta komponen bangsa Indonesia tidak pernah berhenti memberikan dukungan terhadap dunia Islam agar bangkit dan bebas dari penjajahan seperti umat Islam di Gaza Palestina.
Umat Islam di berbagai belahan dunia juga harus bangkit bersatu mendukung kemerdekaan Palestina dari penjajahan Zionis Israel. Acara pengukuhan Perwakilan MUI Malaysia di akhiri dengan doa untuk keselamatan dan Kemerdekaan Palestina oleh Dr.Zaitun Rasmin wakil sekretaris Dewan Pertimbangan (Wantim) MUI. Hadir Dr.Oke Setiadi Wakil Ketua Komisi HLNKI dan sejumlah tokoh ormas dari NU, Muhammadiyah, Fatayat NU, ICMI, Perwakilan Dai dari Daram, dll.













