Jakarta, panjimas – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Timur Prof. Dr. Mohammad Nur Rianto Al Arif, M.Si menyampaikan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan di Jakarta Timur.
Pernyataan ini disampaikan pada sambutan dalam acara Deklarasi Forum Komunikasi Publik untuk #JagaJakarta Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Timur oleh Prof Arif sebagai wakil dari Tokoh Masyarakat.
Dalam kegiatan ini Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Timur menggelar Deklarasi Forum Komunikasi Publik untuk #JagaJakarta, di Ruang Serbaguna Blok C, Kantor Walikota, Senin (1/9/2025).
Deklarasi berisi empat poin, pertama menentang tindakan anarkis dan vandalisme serta berita bohong (hoax) dan provokasi yang negatif, menjaga persatuan dan kesatuan antar elemen masyarakat.
Ketiga, siap menjaga Kota Administrasi Jakarta Timur dari tindakan yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban dan keempat, mengajak seluruh masyarakat bersama mengkampanyekan #JagaJakarta.
Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas Deklarasi Publik bersama dalam menjaga Jaga Jakarta.
“Komitmen yang kita deklarasikan ini merupakan komitmen untuk menjaga kampung kita, kampung Jakarta Timur dalam meminimalisir gerakan-gerakan yang berbau provokatif maupun yang akan merusak nilai kebersamaan di Jakarta Timur,” kata Walikota.
Beliau mengimbau pula seluruh masyarakat di Kota Jakarta Timur agar tidak terpengaruh dari beragam tindakan kekerasan dan anarki dalam aksi unjuk rasa. Ini penting karena akan berdampak pada proses pembangunan yang tengah berjalan.
“Tagline #JagaJakarta ini menjadi kecintaan kita dalam kebersamaan dan kedamaian jadi apapun tindakan kekerasan anarkis yang terjadi di lapangan, pasti akan membawa dampak bagi pembangunan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kombes Pol Alfian Nurrizal, Kapolres Metro Jakarta Timur menyampaikan, pihaknya menyambut baik atas deklarasi #JagaJakarta yang diikuti jajaran Forkopimko dari tokoh agama, dan pemuda yang diisiniasi Walikota Administrasi Jakarta Timur dengan tujuan guna menjaga kondusivitas wilayah. Deklarasi itu menjunjung kesatuan persatuan seluruh elemen warga dalam menjaga kedaulatan warga di Jakarta Timur.
Hal senada diungkapkan Komandan Kodim 0505/Jakarta Timur, Letkol Inf Nelson Paido Makmur. Ia mengajak kepada masyarakat wilayah Jakarta Timur jangan terlalu terpercaya dengan hoak yang dapat merusak wilayah Kota Jakarta.
Harapan dari deklarasi ini adalah terwujudnya kesepahaman antar seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, Perempuan, pemuda, etnis, organisasi kemasyarakatan hingga SKPD/UPKD di Jakarta Timur untuk menjaga Jakarta Timur yang rukun dan damai. Penyampaian pendapat harus dilakukan secara damai tanpa tindakan anarkis dan vandalisme.













