NasionalNews

Pendaftar Tes Kemampuan Akademik (TKA) Capai 2 Juta Siswa dalam Sepekan, Tunjukan Antusiasme

32

Jakarta, panjimas — Antusiasme murid untuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 kian terasa. Hanya dalam sepekan lebih sejak pendaftaran dibuka pada 24 Agustus, jumlah peserta yang mendaftar sudah menembus angka 2 juta murid.

Fakta ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Teknis dan Pendataan TKA yang resmi dibuka Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, di Jakarta, Selasa (2/9/25).

“Peningkatan jumlah pendaftar ini menunjukkan semakin tingginya minat murid untuk mengukur capaian belajar sekaligus membuka peluang masuk ke seleksi nasional jalur prestasi. Kami mengimbau kepada sekolah dan murid untuk melakukan pendaftaran secepatnya, sehingga peluang untuk memilih jadwal dan mempersiapkan diri menjadi semakin matang,” ungkap Abdul Mu’ti.

Mendikdasmen menambahkan bahwa TKA merupakan upaya pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam meningkatkan layanan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Ia menuturkan, TKA akan terus dilaksanakan dan sudah ada perangkat aturan yang mendukung pelaksanaannya.

“Kami telah menyampaikan dalam rapat kabinet bahwa TKA menjadi terobosan Kemendikdasmen dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dan juga dalam rapat bersama dengan Komisi X DPR RI kami menegaskan bahwa TKA menjadi alat pengukur kemampuan murid dalam bidang literasi dan numerasi,” tutur Mu’ti.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin dalam Rapat Koordinasi Teknis dan Pendataan TKA di Jakarta, Selasa (2/9/25).

Infrastruktur dan Pendataan
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menegaskan bahwa rakor ini digelar untuk mengecek progres data pendaftaran sekaligus kesiapan infrastruktur di seluruh provinsi.

“Saat ini telah terdata lebih dari dua juta murid siap mengikuti TKA. Data ini akan terus bertambah, seiring dengan jadwal pendaftaran yang ditetapkan. Melalui rakor ini juga kami akan melakukan pendataan infrastruktur di berbagai daerah, dengan begitu para perwakilan dari masing-masing provinsi akan melaporkan kondisi dan kesiapan infrastruktur untuk TKA,” papar Toni.

Toni menambahkan, rakor ini juga mempersiapkan penulisan soal TKA untuk kelas enam SD dan kelas sembilan SMP. Ia berharap kesempatan ini bisa mendiskusikan permasalahan teknis dan mitigasi risiko pelaksanaan TKA di daerah.

“Semoga permasalahan teknis di tiap provinsi dapat menemukan solusi yang efektif dan efisien. Dan juga sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat, sehingga semua murid dapat terfasilitasi dengan baik dan mendapatkan kesempatan yang setara untuk bisa mengikuti TKA,” tutup Toni.

Fasilitas Pendaftaran dan Latihan
Pendaftaran TKA dibuka sejak 24 Agustus hingga 5 Oktober 2025 melalui laman tka.kemendikdasmen.go.id. Hingga 4 September, lebih dari 370 ribu peserta didik telah memilih mata pelajaran pilihan.

Peserta juga dapat berlatih soal secara gratis melalui fitur Ayo Coba TKA di laman pusmendik.kemdikbud.go.id/tka. Dengan fasilitas ini, murid diberi kesempatan berlatih sebelum menghadapi TKA sesungguhnya

Exit mobile version