Jakarta, panjimas – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Timur menggelar Hari Bermuhammadiyah pada Sabtu, 13 September 2025, di Aula SD Muhammadiyah 23 PCM Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur.
Acara ini mengusung tema “Mewujudkan Kader Muhammadiyah yang Tangguh” dan dihadiri jajaran majelis serta lembaga PDM, Ortom Muhammadiyah se-Jakarta Timur, para pegawai amal usaha, dan warga sekitar.
Dalam sambutannya, Ketua PDM Jakarta Timur menekankan bahwa menjadi kader Muhammadiyah berarti berorganisasi dengan semangat dan akhlak Rasulullah.
Spirit yang dimaksud mencakup keikhlasan, kepemimpinan yang melayani, kesabaran, keadilan, serta integritas. Beliau menegaskan, kehadiran kader Muhammadiyah harus membawa manfaat, menebarkan kebaikan, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Hari Bermuhammadiyah bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum untuk memperkuat jati diri. Kader Muhammadiyah harus tumbuh dengan keimanan yang kuat, akhlak yang mulia, dan semangat pengabdian tanpa pamrih,” ungkap Ketua PDM Jakarta Timur.
Selain itu, beliau juga menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak boleh berhenti pada formalitas organisasi. Kader yang tangguh adalah mereka yang mampu menjaga konsistensi dakwah Islam berkemajuan, mengedepankan nilai keikhlasan, dan menjadikan amal usaha sebagai sarana pelayanan umat.
Acara ini turut menghadirkan Ust. Dr. Riski Amrillah, M.Ed yang memberikan materi penguatan kader dari sisi spiritual, intelektual, dan sosial. Paparannya menekankan pentingnya membangun ketangguhan dalam menghadapi tantangan zaman, sehingga kader Muhammadiyah mampu tampil sebagai pelopor dan teladan di tengah masyarakat.
Dengan berlangsungnya kegiatan ini, PDM Jakarta Timur berharap lahir generasi Muhammadiyah yang tidak hanya kuat dalam organisasi, tetapi juga berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi dinamika perubahan dengan spirit Islam berkemajuan.













