Jakarta, panjimas – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah terima kunjungan dari CEO VinFast Auto India, Pham Sanh Chau. Hadir menerima kunjungan Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hilman Latief bertempat di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta pada Senin (15/9). Pertemuan tersebut membahaspeluang kerja sama di berbagai bidang seperti bisnis dan investasi hingga ke ranah institusi pendidikan dan rumah sakit.
Hilman Latief mengungkap bahwa kedatangan CEO VinFast Auto India tersebut diharapkan akan menambah peluang bagi Muhammadiyah untuk menjalin kerjasama di berbagai sektor.
“Kita berdiskusi banyak hal dan ternyata tidak hanya punya konsen di investasi dan bisnis di tanah air, tapi juga kami memiliki kesamaan dengan misi sosial kemanusiaan dan tentu saja dalam hal ini ternyata mereka juga membangun rumah sakit dan universitas khususnya di Vietnam. Mudah mudahan dengan kesamaan ini kita bisa menjalin kerjasama pada aspek-aspek tersebut,” jelas Hilman.
Sebagai informasi, VinFast Auto India sebagai perusahaan multinasional yang tersebar di Asia, telah berkontribusi dalam proyek-proyek sosial dan telah berkontribusi sebanyak 1.2 miliar Dolar AS yang mana dalam hal tersebut perusahaan VinFast telah berhasil memiliki 55 sekolah dan universitas, serta 13 rumah sakit yang tersebar di India dan Asia.
Dalam hal tersebut, Pham memaparkan keinginannya untuk belajar lebih dengan Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan global yang telah memiliki kontribusi yang besar, bukan hanya untuk Indonesia namun juga tersebar luas hingga ke seluruh penjuru dunia.
“Kami terkesan dengan pencapaian hebat yang telah dicatatkan Muhammadiyah selama lebih dari 100 tahun. Muhammadiyah telah mampu memberikan kontribusi banyak untuk kesejahteraan masyarakat dan bekerja intensif terutama pada bidang pendidikan dan kesehatan dan tentu ini sangat sejalan dengan organisasi kami,” ungkap Pham.
Pertemuan strategis tersebut turut dihadiri Ibnu Tsani Direktur LazisMu, Gunawan Hidayat Sekretaris LazisMu, Syafii Latuconsina Dewan Pakar Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah, serta Nasrullah Bendahara MPM PP Muhammadiyah.
Selaras dengan harapan Hilman Latief, Pham Sanh Chau juga berharap bahwa kedepan kedua pihak dapat menjalin kerjasama lebih jauh khususnya pada sektor institusi pendidikan, rumah sakit, hingga sektor kesejahteraan sosial.
“Kami berharap kedua pihak dapat terus belajar satu sama lain dan berbagi pengalaman sehingga hal tersebut akan menghasilkan manfaat secara luas bagi masyarakat,” tandasnya.













