Yogyakarta, panjimas – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Syafiq Mughni menegaskan, dukungan internasional terhadap kemerdekaan Palestina semakin menguat. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya negara yang secara resmi mengakui kedaulatan Palestina, didorong oleh tuntutan masyarakat dunia yang menolak agresi Israel.
“Desakan masyarakat global kian meluas. Ini memberi pengaruh nyata pada negara-negara yang akhirnya mengakui Palestina. Tekanan ini harus terus diperkuat agar semakin banyak Negara yang mengambil sikap tegas,” ujar Syafiq ketika dihubungi pada Kamis (25/9/2025) siang.
Organisasi Muhammadiyah sendiri melalui Lazismu dan Muhammadiyah Aid serta didukung oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Yordania menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk para pengungsi Palestina di Yordania.
Penyaluran tahap pertama berlangsung di Camp Al-Jhaufah, salah satu tempat pengungsian Palestina tertua di Yordania. Ketua Badan Pengurus Lazismu, Ahmad Imam Mujadid Rais, menyampaikan, bantuan ini merupakan titipan dari para donatur dan muhsinin yang peduli terhadap kondisi pengungsi Palestina.
“Alhamdulillah hari ini kami berada di Camp Jhaufah untuk menyalurkan bantuan. Insyaallah kami juga akan melanjutkan ke Camp Wihdat untuk mendistribusikan bantuan serupa, termasuk penyediaan oatmeal bagi para pengungsi,” ujarnya, pada Jumat (12/9/2025) pekan lalu.
Camp pengungsi Palestina di Yordania telah berdiri sejak peristiwa Nakbah tahun 1948, gelombang pengungsian tahun 1967, dan terus bertambah pasca peristiwa 7 Oktober 2023.
“Kami hanya menjadi perantara untuk amanah dari para donatur. Mohon doa agar Lazismu dapat terus istiqamah menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara kita di Palestina,” ucap Rais.
Sebelumnya, Lazismu juga telah menyalurkan bantuan melalui kerja sama dengan Forum Crisis Center (FORCE) dan dukungan armada Angkatan Udara Uni Emirat Arab.
Lazismu menegaskan komitmennya untuk terus mengirimkan bantuan kemanusiaan dalam berbagai bentuk, baik melalui jalur udara maupun darat, guna meringankan beban para pengungsi Palestina













