NasionalNews

Abdul Mu’ti Luncurkan Portal Kemendikdasmen, Simbol Reformasi Birokrasi Pendidikan

81

Jakarta, panjimas – Birokrasi pendidikan kini memasuki babak baru. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Portal Kemendikdasmen versi Alfa di Jakarta pada 2 Oktober 2025. Kehadiran portal ini menandai lompatan besar dalam transformasi digital layanan aparatur sipil negara (ASN).

Portal yang terintegrasi dengan ASN Digital milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) tersebut diharapkan menjadi fondasi penting untuk mewujudkan birokrasi yang lebih sederhana, efisien, dan transparan.

Tidak hanya soal aplikasi, tetapi juga perubahan paradigma dan budaya kerja ASN yang berlandaskan nilai RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, Humanis) dan SANTUN (Setia, Amanah, Negarawan, Teladan, Unggul, Ngemong).

Simbol Reformasi Digital
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa digitalisasi adalah kunci reformasi birokrasi.

“Kita harus move on dari praktik birokrasi lama yang rumit dan berbelit. Portal ini harus menjadi pintu utama yang sederhana dan transparan. ASN juga harus merasa aman dan nyaman dalam mengunggah data mereka, sebab tanpa jaminan keamanan data, transformasi digital tidak akan pernah berhasil,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menekankan pentingnya portal ini sebagai bagian dari agenda besar reformasi tata kelola.

“Portal ini bukan sekadar aplikasi, melainkan bagian dari pembaruan tata kelola yang menyeluruh. Jika kita ingin layanan publik berkualitas prima, maka ASN harus didukung oleh sistem digital yang prima pula. Government to employee adalah pilar utama dalam membangun pemerintahan digital,” tegasnya.

Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh hadir secara daring (Foto Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kemendikdasmen)
Integrasi Data dan Layanan
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan bahwa keterhubungan sistem ini akan langsung dirasakan manfaatnya oleh aparatur.

“Dengan sistem yang saling terhubung, ASN di jajaran Kemendikdasmen bisa merasakan langsung kemudahan layanan kepegawaian yang cepat, akurat, dan transparan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama BKN, Imas Sukmariah, menambahkan bahwa kualitas data ASN di Kemendikdasmen kini meningkat signifikan. Indeksnya telah mencapai 98,15 persen, bahkan melampaui target di sejumlah indikator penting, mulai dari data jabatan, pelatihan, potensi pegawai, hingga penghargaan dan disiplin.

Satu Portal untuk 14 Aplikasi
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menjelaskan bahwa portal ini lahir sebagai solusi atas layanan internal yang sebelumnya tersebar di banyak aplikasi berbeda.

Untuk kali pertama, 14 aplikasi penting disatukan dalam satu sistem terpadu. Layanannya mencakup administrasi dasar, data pegawai, mutasi, pengelolaan karier, dan kompetensi.

Fitur unggulan berupa kenaikan pangkat otomatis dan pensiun otomatis menjadi simbol nyata penyederhanaan birokrasi. “Seluruh proses kini berjalan cepat, tepat, dan berbasis data,” kata Suharti.

Menuju ASN RAMAH dan SANTUN
Peluncuran portal ini bukan sekadar langkah teknis, melainkan juga lahirnya budaya kerja baru ASN yang RAMAH dan SANTUN. Transformasi digital ini diharapkan memperkuat layanan publik di bidang pendidikan serta menjadi contoh kultur birokrasi modern yang responsif dan adaptif.

Menutup acara, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga.

“Keberhasilan portal ini tidak lepas dari kerja sama erat dengan BKN dan Kementerian PANRB. Dengan sistem terintegrasi, kita ingin menghadirkan birokrasi yang modern, responsif, dan benar-benar melayani,” ujarnya.

Kemendikdasmen optimistis, Portal versi Alfa akan menjadi tonggak penting dalam menciptakan ekosistem digital ASN yang mendukung pengembangan karier, peningkatan kompetensi, serta kualitas layanan pendidikan yang lebih cepat, transparan, dan bermutu

Exit mobile version