MuhammadiyahNasionalNews

Muhammadiyah Teguhkan Teologi Lingkungan untuk Keadilan Iklim

42

Pontianak, panjimas – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Kiai Saad Ibrahim membuka acara Sustainability, Harmony, and Equality (SHE) di Kota Pontianak pada Jumat (10/10).

Festival bertema “Dari Ekoteologi Menuju Keadilan Iklim” ini menjadi ajang pertemuan lintas iman dan budaya yang mempertemukan ratusan pemuda, aktivis lingkungan, akademisi, dan tokoh agama dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Kiai Saad mengingatkan bahwa teologi lingkungan merupakan fondasi moral baru dalam menghadapi krisis global. Nilai teologis menurutnya harus dibumikan untuk kemanfaatan bagi seluruh alam.

“Menjaga alam bukan sekadar pilihan, tetapi kewajiban spiritual. Keadilan iklim hanya bisa terwujud bila manusia beriman kepada Tuhan sekaligus berkomitmen terhadap keadilan sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan, menjelaskan bahwa Festival S.H.E merupakan refleksi perjalanan panjang gerakan lintas iman yang telah berlangsung hampir lima tahun.

“Sustainability, Harmony, dan Equality adalah kesyukuran kami bersama. Semua agama mengajarkan kebaikan yang sama: merawat bumi, menjaga sesama, dan memuliakan kehidupan. Eco Bhinneka dilahirkan sebagai jembatan antara iman, kebersamaan, dan lingkungan,” ujar Hening.

Acara ini juga dihadiri beberapa perwakilan tokoh lintas agama, seperti Pendeta Dr. Paulus Ajong Ketua PGI Wilayah Kalimantan Barat, Pandita Rolink Kurniadi Darmara Ketua DPD Walubi Kalimantan Barat, Sugeng dari PHDI Kalbar, dan Sutadi Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Kalbar.

Selain seminar, acara ini juga diramaikan dengan berbagai pameran dan expo. Salah satunya adalah pameran dari Pameran Komunitas Hijau yang menampilkan praktik baik dari seluruh daerah pelaksana program Eco Bhinneka Muhammadiyah.

Puncak acara pada hari kedua ditandai aksi “Walk for Earth and Unity”, yang akan diikuti lebih dari 300 peserta lintas agama dan komunitas, dan akan dilepas langsung oleh Wali Kota Pontianak

Exit mobile version