MUINasionalNews

Satu Tahun Pemerintah Presiden Prabowo dan Harapan Rakyat

50
×

Satu Tahun Pemerintah Presiden Prabowo dan Harapan Rakyat

Sebarkan artikel ini

Hari ini Presiden Prabowo genap satu tahun memegang tampuk kekuasaan. Bagaimana kinerjanya ? Apakah sudah sesuai dengan harapan rakyat ? Rasanya belum karena apa yang menjadi masalah selama ini belum terselesaikan dengan baik dan apa yang dijanjikan oleh Prabowo dalam masalah tersebut belum terwujud sesuai dengan yang diharapkan.

Misalnya dalam masalah pemberantasan korupsi. Memang sudah ada yang ditindak tapi yang digaruk belum lagi di tempat yang gatal sehingga rakyat masih banyak yang bertanya-tanya kenapa dan ada apa ?

Kita memang bisa memahami bahwa menindak mereka-mereka tersebut adalah tidak mudah karena mereka masih punya kekuatan untuk melindungi diri mereka terutama lewat orang-orang mereka yang masih ada di pemerintahan dan juga di kalangan para penegak hukum

Sehingga kasus-kasus mereka tidak kunjung diangkat dan terangkat kepermukaan karena oleh para penegak hukum kasusnya tidak diproses sehingga kasusnya menjadi mandeg.

Disinilah kita lihat masalah-masalah korupsi besar itu sekarang berada. Oleh karena itu jika Prabowo tidak berhasil membenahi masalah ini dengan baik maka dampaknya tidak hanya akan merusak nama Prabowo sendiri karena dia akan dinilai oleh rakyat hanya omon-omon saja, juga akan sangat berbahaya bagi kebaikan dan kemashlahatan bangsa dan negara ini kedepannya.

Untuk itu tidak dapat tidak Prabowo harus berani mereformasi dunia Kepolisian, Kejaksaan dan KPK yang memang bertugas untuk itu karena tanpa ada perubahan yang mendasar di ketiga institusi tersebut maka pemberantasan korupsi di negeri ini tidak akan pernah berjalan dengan baik.

Begitu juga dalam masalah ekonomi. Apa yang dialami oleh rakyat terutama oleh mereka-mereka yang ada di lapis bawah masih belum banyak berubah. Daya beli mereka masih lemah sehingga banyak dari para pedagang mengeluh dikarenakan barang-barang mereka tidak laku.

Semula kita berharap dengan kehadiran Danantara dengan jumlah asetnya sekitar 1 Triliun US dollar Danantara akan bisa membawa satu suasana baru berupa terjadinya pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang tinggi tetapi hal itu tampaknya juga belum bisa terwujud.

Apalagi melihat dana-dana yang dimilikinya belum lagi
diinvestasikan pada sektor riel terutama pada proyek-proyek strategis di berbagai sektor seperti dalam bidang infrastruktur, energi terbarukan, dan teknologi sehingga kehadiran Danantara belum begitu dirasakan oleh rakyat terutama oleh mereka-mereka yang membutuhkan pekerjaan.

Karena belum adanya lapangan pekerjaan baru dalam jumlah yang besar yang diciptakan oleh Danantara sehingga akhirnya rakyat bertanya-tanya untuk apa dana sebanyak itu kalau tidak bisa menciptakan lapangan kerja dan mensejahterakan kehidupan rakyat.

Tapi untunglah Prabowo menunjuk Purbaya sebagai Menteri Keuangan karena lewat kebijakan-kebijakannya harapan dunia usaha tampak semakin meningkat. Tetapi hal ini juga akan bisa menjadi musibah dan malapetaka bila tidak didukung oleh DPR dan para pembantu presiden yang lain karena kesuksesan bangsa ini dalam menyongsong masa depannya sangat tergantung kepada kerjasama berbagai pihak di bawah komando Prabowo sebagai kepala negara dan kepala pemeritahan.

Untuk itu kita berharap agar Pabowo sebagai presiden tetap konsisten dengan visi dan janji-janjinya untuk memberantas korupsi dan mensejahterakan rakyat. Kita melihat dari sisi ide dan gagasan Prabowo sudah berada di jalan yang benar tapi dari sisi implementasi Prabowo masih mengalami banyak kendala.

Untuk itu yang diperlukan Prabowo sekarang ini adalah keberanian. Keberanian untuk bertindak baik dalam rangka membenahi regulasi dan peraturan yang ada maupun untuk mengganti para pembantunya yang tidak kompeten yang tidak mendukung bagi terwujudnya pemerintahan yang kuat, bersih dan berwibawa.

Untuk itu bagi meraih maksud tersebut di samping kita meminta Prabowo agar mampu menjaga tekadnya kita juga berharap agar rakyat memberikan dukungannya karena bila pemerintah dan rakyat sudah bersatu maka the glorius era of Indonesia tinggal menunggu waktu. Semoga.

Anwar Abbas
Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan
Wakil Ketua Umum MUI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *