Yogyakarta, panjimas – Muhammadiyah bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta meresmikan berdirinya Muhammadiyah Corner di Perspustakaan Kota Yogyakarta, pada Selasa (28/10/2025). Hadir meresmikan, Ketua Majelis Pustaka Informasi PP Muhammadiyah, Muchlas bersama Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo.
Muchlas mengatakan, bagi Muhammadiyah literasi adalah basis peradaban bangsa. Terlebih, literasi menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas warga sebagai Kota Pelajar sekaligus Kota Budaya.
“Salah satu dari program kita di dalam memperkenalkan Muhammadiyah dan sekaligus juga menggerakkan literasi warga adalah pendirian Muhammadiyah Corner di setiap tempat yang memungkinkan masyarakat bisa mengaksesnya,” terang Rektor Universitas Ahmad Dahlan ini.
Muhammadiyah sendiri, lanjut Muchlas, sejak kelahirannya pada tahun 1912 telah mencanangkan diri sebagai organisasi yang berbasis pada literasi dan kebudayaan.
“Salah satunya yakni dibuktikan dengan berdirinya majalah Suara Muhammadiyah. Yang dokumen edisi pertamanya masih tersimpan di Belanda,” imbuh Muchlas.
Berdirinya Muhammadiyah Corner di Perpustakaan Kota Yogyakarta ini, diharapakan dapat menjadi sinergi Muhammadiyah dengan Pemkot Yogyakarta untuk memajukan literasi di Jogja.
“Mudah-mudahan dengan sinergi bersama Pemerintah Kota Yogyakarta kita bisa bersama-sama memajukan literasi di kota kita tercinta ini, dan sekaligus juga memajukan peradaban,” tandas Muchlas.
Melihat gebrakan ini, Wali Kota Hasto menyampaikan apresiasinya. Ia menilai, Muhammadiyah Corner memberi pelajaran untuk selalu belajar, berkemajuan.
“Ini semua gerakannya adalah in action. Tidak hanya teori, tapi in action. Karena kita tahu Kiai Haji Ahmad Dahlan itu filosofinya kita harus action. Kalau belum action, Al-Ma’unnya masih diulang-ulang terus,” jelas Hasto.













