Uncategorized

Semangat Baru Muhammadiyah Papua Pegunungan, Dari Ideologi ke Aksi Nyata

33
×

Semangat Baru Muhammadiyah Papua Pegunungan, Dari Ideologi ke Aksi Nyata

Sebarkan artikel ini

Jayawijaya, panjimas – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto menutup Baitul Arqam yang diadakan untuk Pimpinan Wilayah Muhammadiyah-’Aisyiyah (PWMA) Papua Pegunungan, di Kampus UNAIM, Jayawijaya.

Agenda yang diselenggarakan 8 hingga 9 November 2025 ini diikuti oleh PWMA Papua Pegunungan dan perwakilan dari PWMA Papua. Kegiatan ini langkah awal untuk ideologisasi dan mengenalkan Manajemen Tata kelola organisasi.

Agung berpesan supaya menjadikan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai jalan meraih surga di dunia dan akhirat. Muhammadiyah memandang hidup bahagia itu harus diraih di dunia dan akhirat.

“Sehingga berbagai dinamika di Persyarikatan harus terus semakin mengokohkan keimanan kita kepada Allah SWT,” katanya.

Meski memiliki semangat membangun Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), namun dalam Bermuhammadiyah tidak boleh melupakan ketauhidan. Maka rapat dan pengajian menjadi kunci jalannya organisasi.

“Pengajian bukan sekadar pengajian, rapat bukan sekadar rapat, tapi kita ingin memberikan manfaat seluas-luasnya,” imbuhnya.

Manfaat tersebut diwujudkan Muhammadiyah melalui berbagai AUM. Dalam merencanakan pendirian AUM, dapat dilakukan melalui rapat-rapat yang memiliki output yang jelas. Sehingga program yang direncanakan berjalan sesuai jalurnya.

Maka mendirikan klinik yang direncanakan oleh PWM Papua Pegunungan tidak boleh menjadi satu-satunya tujuan, tapi juga ada unsur membangun organisasi, sehingga gerakan dakwah semakin masif.

Sementara itu, Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah mengapresiasi semangat yang dimiliki oleh keluarga Muhammadiyah di Papua Pegunungan. Dia berpesan, Muhammadiyah adalah organisasi yang inklusif.

Maka, dia berharap ke depan Muhammadiyah di Papua Pegunungan bisa membangun kerja sama dengan berbagai pihak. Baik dengan masyarakat secara luas maupun dengan pemerintah.

Ketua PWM Papua Pegunungan Rudihartono Ismail menyampaikan terima kasih atas pendampingan yang diberikan oleh PP Muhammadiyah. Ke depan, Muhammadiyah Papua Pegunungan ingin mengembangkan pelayanan kesehatan.

“Ke depan kami Muhammadiyah Papua Pegunungan ini memodernkan tanah kami ini,” katanya.

“Saya yakin klinik ini harus berdiri di Jayawijaya. Bahkan nanti kalau tidak ada lahan kami akan mengontrakkan ruko, dan setelah setahun akan kita evaluasi,” imbuhnya.

Klinik yang rencananya akan dibangun oleh PWM Papua Pegunungan menjadi tonggak sejarah. Kemudian pada tahap selanjutnya diharapkan akan berdiri Amal Usaha Muhammadiyah yang lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *