Bandung, panjimas – Semangat Muhammadiyah selama berdiri lebih dari satu abad dinilai telah menjadi kekuatan besar yang ikut membangun Indonesia yang maju dan berkeadilan.
Hal ini bertepatan dengan peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 yang mengangkat tema ‘Memajukan Kesejahteraan Bangsa’ di Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/11/2025). Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyampaikan hal tersebut dan mengapresiasi atas perjalanan panjang Muhammadiyah sejak berdiri pada tahun 1912.
Dia menilai tema ini sangat relevan dengan kontribusi nyata Muhammadiyah terhadap pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, hingga pembangunan sosial di Indonesia.
“Selama 113 tahun, Muhammadiyah telah menunjukkan teladan bagaimana ikhtiar memajukan kesejahteraan bangsa dijalankan melalui karya nyata, dalam pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga dakwah kemanusiaan. Sebagai kader Muhammadiyah, saya bersyukur dapat terus membawa nilai-nilai itu dalam tugas saya di pemerintahan,” kata Menhut dalam Milad Muhammadiyah ke-113 di Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB), Selasa (18/11/2025)
“Karena kesolehan Muhammadiyah adalah bagaimana kata-kata dapat diwujudkan dalam sosial, dan berdampak konkrit dalam kehidupan masyarakat,” ujar Raja Juli Antoni melanjutkan.
Sebagai Menhut di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran, dia menegaskan komitmennya menghadirkan kebijakan kehutanan yang tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat luas.
“Tema Milad tahun ini, Memajukan Kesejahteraan Bangsa, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah sektor kehutanan yang kami jalankan. Pengelolaan hutan harus mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan,” tuturnya
