Jakarta, panjimas – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebut pihaknya tengah menyusun Peraturan Menteri (Permen) untuk menciptakan sekolah aman dan nyaman.
Hal tersebut Mu’ti sampaikan dalam merespons maraknya kasus bullying di sekolah, yang bahkan sampai membuat nyawa siswa melayang. Baca berita tanpa iklan.
“Jadi semua pihak kita libatkan dalam penyusunan rancangan Peraturan Menteri tentang… Namanya itu membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman,” ujar Mu’ti di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11/2025).
Mu’ti menjelaskan, aturan ini ditargetkan bakal diharmonisasi pada Desember 2025. Dia mengeklaim sudah melakukan diskusi publik untuk menyusun Permen ini.
“Nanti kita targetkan pada bulan Desember itu sudah ada harmonisasi. Jadi sudah berjalan penyusunannya. Sudah ada, sudah ada diskusi publik, kita juga undang teman-teman wartawan, kita juga undang murid untuk ikut menyusun, undang dinas pendidikan, undang guru,” imbuhnya. Diketahui, baru-baru ini, kembali terjadi kasus bullying yang merenggut nyawa anak sekolah. MH (13), siswa kelas I SMPN 19 Tangerang Selatan yang diduga menjadi korban perundungan sejak awal masuk sekolah, meninggal dunia di ruang ICU RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (16/11/2025) pagi. Ia wafat setelah hampir sebulan berjuang melawan luka serius di kepala yang diduga akibat dipukul menggunakan kursi besi oleh teman sekelasnya













