KemenagNasionalNews

Karo HKP: Iprahumas Kemenag Diharapkan Perkuat Peran Pranata Humas di Era Digital

124

Jakarta, panjimas — Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa pembentukan Ikatan Pranata Humas (Iprahumas) Kementerian Agama merupakan langkah strategis untuk memperkuat profesionalisme dan kapasitas Pranata Humas terutama dalam menghadapi tantangan masyarakat digital. 

“Saya mengapresaisi rencana pembentukan Iprahumas ini, karena ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat jejaring, dan membangun standar profesional Pranata Humas Kemenag agar mampu bekerja secara adaptif,” ujar Thobib saat membuka Kegiatan Pembinaan JF Pranata Humas Kemenag bertema Aktivasi Organisasi Profesi Humas Kementerian dan lembaga, di Jakarta pada Rabu (24/12/2025).

Menurut Thobib, dinamika komunikasi publik yang semakin kompleks menuntut Pranata Humas tidak hanya piawai secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat terhadap konteks sosial, budaya, dan keberagamaan di ruang digital. 

Ia menjelaskan, di era digital, batas antara dunia maya dan dunia nyata semakin kabur. Informasi yang beredar di ruang digital dengan cepat membentuk persepsi publik, termasuk terhadap isu-isu keagamaan yang sensitif. Oleh karena itu, keberadaan Iprahum diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi dan pembinaan berkelanjutan bagi Pranata Humas, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Thobib berharap, Iprahumas kemenag tidak hanya berfungsi sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai ruang belajar bersama. Melalui IPRAHUM, Pranata Humas didorong untuk meningkatkan literasi digital, etika komunikasi, serta kemampuan membangun narasi keagamaan yang moderat, inklusif, dan menyejukkan.

Lebih lanjut, ia menilai pembentukan Iprahumas Kemenag menjadi bagian dari upaya menyiapkan umat masa depan, khususnya generasi muda yang hidup dalam ekosistem digital. Iprahumas diharapkan dapat melahirkan Pranata Humas yang peka terhadap perubahan pola pikir generasi Z dan generasi Alpha, serta mampu mengomunikasikan nilai-nilai agama secara relevan dengan karakter zaman.

Selain itu, Iprahumas juga diharapkan menjadi penguat koordinasi dan keseragaman narasi kehumasan Kementerian Agama, terutama dalam merespons isu-isu strategis dan sensitif di daerah, seperti pendirian rumah ibadah, kerukunan umat beragama, dan dinamika sosial-keagamaan lainnya.

“Iprahumas harus menjadi rumah besar Pranata Humas Kemenag, tempat berbagi pengetahuan, menyatukan narasi, dan memperkuat peran humas sebagai penjaga harmoni umat,” pungkasnya

Exit mobile version