BeritaMuhammadiyahNasionalNews

RSA Walidah Dahlan Kulon Progo Semarakkan Songsong Ramadan Bersama Warga dan Pekerja

64
×

RSA Walidah Dahlan Kulon Progo Semarakkan Songsong Ramadan Bersama Warga dan Pekerja

Sebarkan artikel ini

Kulon Progo – Meski belum beroperasi, RS ‘Aisyiyah Walidah Dahlan Kulon Progo bangun silaturahmi dengan masyarakat sekitar melalui Pengajian Songsong Ramadan 1447 H.

Agenda yang diselenggarakan di gedung RS Walidah Dahlan Kulon Progo yang pembangunannya 65 persen ini pada Kamis (12/2). Tak hanya masyarakat sekitar, pengajian juga diikuti pekerja proyek yang tampak sumringah.

Rektor Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Warsiti mengapresiasi semangat para pekerja proyek yang menyempatkan hadir di sela waktu istirahat.

“Meski gedung ini belum sepenuhnya selesai, namun sudah bisa digunakan pengajian,” katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Ketua BPH Unisa Yogyakarta, Siti Noordjannah Djohantini. Pekerja proyek yang biasanya malam hari istirahat, namun hadir dalam pengajian ini untuk membekali diri menyambut Ramadan.

“Di mana Muhammadiyah sudah menetapkan awal Ramadan bertepatan pada 18 Februari. Jika ada perbedaan itu harus disadari sebagai keragaman,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah menekankan tentang amal jariyah. Bahwa pekerjaan sekecil apapun yang diniatkan dengan baik bisa saja dihitung sebagai amal jariyah.

“Terlebih yang dibangun ini adalah rumah sakit yang akan memberi manfaat bagi banyak orang yang membutuhkan,” ungkapnya.

Terlebih pada bulan Ramadan, katanya, tentu pekerjaan pahalanya berlipat ganda. Sebagai bulan Al Qur’an, maka dalam waktu jeda harus dimanfaatkan untuk memperbanyak membaca Al Qur’an.

Didapuk sebagai penceramah, Ketua PP Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrahman membawa jemaah yang mayoritas pekerja proyek gembira dengan “gocekan-gocekan” materi ceramah nya.

Dengan suara emasnya, Dokter Spesialis Saraf ini mengajak seluruh jemaah menyanyikan lagu Tombo Ati yang diikuti secara khidmat seluruh jemaah. Nada yang lembut membuat gedung RSA Walidah Dahlan gemuruh dan menggembirakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *