KemenagNasionalNews

Wamenag Tanam Pohon di IKN, Tegaskan Komitmen Kota Hijau dan Modern

141

Jakarta, panjimas — Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i meninjau berbagai kawasan dan fasilitas di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam kunjungan ini, Wamenag juga menanam pohon flamboyan di Taman Plaza Bhinneka Tunggal Ika sebagai simbol komitmen pembangunan kota hijau dan modern.

“Ini semakin memperkuat arah kebijakan pemerintahan presiden Prabowo dalam mewujudkan pusat pemerintahan yang modern, hijau, dan berkelanjutan. IKN adalah simbol transformasi Indonesia ke depan,” ujar Wamenag, Kamis (12/2/2026).

“Pembangunan IKN tidak hanya bertujuan menghadirkan pusat pemerintahan baru, tetapi juga membangun peradaban yang inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” terangnya.

Wamenag juga menyoroti kesiapan hunian ASN, mulai dari staf hingga pejabat setingkat eselon I, sebagai indikator kesiapan IKN dalam menyediakan hunian berkualitas bagi aparatur negara. Kesiapan kawasan perkantoran Kementerian/Lembaga dan Kementerian Koordinator di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang dapat menampung hingga 16.000 personel dinilai akan mempercepat proses pemindahan ASN ke IKN.

“Keberadaan ASN yang tinggal dan beraktivitas penuh di IKN harus dipastikan sebelum Presiden dan Wakil Presiden melakukan kegiatan rutin di sini,” tegasnya.

Di bidang kesehatan, Wamenag menyampaikan bahwa keberadaan tiga rumah sakit bertaraf internasional di IKN akan mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan produktif.

Terkait kawasan peribadatan, Wamenag menekankan bahwa fasilitas keagamaan di IKN tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol persatuan nasional dan kebhinekaan Indonesia. Masjid Negara di IKN ditargetkan siap digunakan untuk salat tarawih pada awal Ramadan 1447 H/2026 M, sementara gereja Katolik dan rumah uskup ditargetkan dapat digunakan pada Mei 2026.

“Fasilitas rumah ibadah bagi umat Kristen, Hindu, Buddha dan Konghucu direncanakan akan dibangun pada tahap pengembangan selanjutnya,” ungkapnya.

Wamenag berharap, aktivasi IKN sebagai pusat kerja pemerintahan semakin bergerak seiring pemindahan ASN dan kesiapan berbagai sarana pendukung, mulai dari perkantoran, hunian, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga fasilitas lainnya.

Exit mobile version