BeritaInternasionalNasionalNews

Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Gelar Program Ramadhan Bahagia dengan Berzakat 1447 H, Targetkan 400 Ribu Penerima Manfaat

113
×

Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Gelar Program Ramadhan Bahagia dengan Berzakat 1447 H, Targetkan 400 Ribu Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas – Ramadhan menjadi bulan panen pahala bagi kaum muslimin yang banyak melakukan pahala kebaikan di bulan istimewa dan utama dari seribu bulan seperti yang disampaikan dalam banyak surat di Al Quran dan Hadist tersebut.

Dalam rangka mengoptimalkan bulan kebaikan ini, lembaga amil zakat nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) meluncurkan program “Ramadhan Bahagia dengan Berzakat 1447 H”. Peluncuran program dilaksanakan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin siang (16/02/2026).

Direktur Utama BMH Supendi mengungkapkan hakikat kebahagiaan adalah saat kita bisa memberi atau berbagi kepada orang lain. Pasalnya, saat seseorang memberi sejatinya dia telah menghadirkan kenahagiaan dalam dirinya.

“Orang yang diberi itu menghadirkan kebahagiaan di hati kita. Ketika seseorang memberi maka otak kita akan terstimulus untuk menghasilkan hormon dopamin yang membuat kita bahagia. Nah, kebahgaiaan itu tidak hanya diterima penerima tetapi memiliki efek berantai, orang lain juga akan terstimulus,” kata dia.

Karena itu, kata Supendi, BMH hadir dengan pesan utama “Bahagia dengan

Berzakat”, sebuah ajakan untuk menegaskan bahwa kebahagiaan sejati seorang Muslim terletak pada kemampuan berbagi dan memberi manfaat nyata bagi sesama.

Direktur Prodaya BMH Syamsuddin menyampaikan, banyak sekali program yang akan dilakukan BMH pada Ramadhan tahun ini. Bahkan program-program Ramadhan tidak hanya dilaksanakan di wilayah 3T di dalam negeri, terutama di tiga provinsi terdampak bencana banjir dan longsor, yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, tetapi juga sampai ke Palestina.

Penyaluran dana ZIS juga dilakukan melalui jaringan pesantren yang dimiliki Hidayatullah di 36 provinsi di Indonesia.

“Implemetasi program ditargetkan dapat diterima oleh 400 ribu penerima manfaat, di Indonesia hingga Palestina” kata Syamsuddin.

Bukan hanya itu, BMH, kata Syamsuddin juga menargetkan pengelolaan zakat secara baik dengan target perolehan ZIS 80 persen dapat terkonsolidasi dengan baik.

Selain itu BMH juga menargetkan fasilitas-fasilitas yang kini sedang dibangun BMH, seperti masjid, bisa selesai dan berfungsi secara optimal.

Capaian Program Ramadhan 1446 H

Dalam siaran persnya, Public Relation BMH Pusat Imam Nawawi memaparkan capaian program yang dilakukan pada Ramadhan tahun sebelumnya. Menurutnya, capaian itu telah menunjukkan dampak yang luas di berbagai sektor.

 

Di bidang dakwah, program Sebar Da’i Ramadhan menugaskan 1.500 dai ke berbagai wilayah strategis.

Pada sektor pendidikan, program Tebar Sejuta Al-Qur’an telah mendistribusikan 15.158 mushaf serta 30 paket Al-Qur’an Braille untuk penyandang disabilitas netra.

Dalam layanan zakat, sebanyak 12.116 paket zakat fitrah dan 15.125 paket fidyah sertaa Kafarat telah tersalurkan kepada mustahik.

Program buka puasa menghadirkan 273.539 paket berbuka di dalam negeri serta 1.040 paket untuk Palestina dan Suriah.

Sementara itu, program Peduli Masjid menjangkau 168 masjid dan musholla dengan distribusi 12.116 set perlengkapan ibadah.

Rangkaian capaian tersebut menegaskan bahwa zakat dan sedekah mampu menjangkau aspek dakwah, pendidikan, kemanusiaan, dan penguatan infrastruktur ibadah secara simultan.

Imam mengatakan, zakat bukan sekadar kewajiban tahunan, melainkan instrumen perubahan sosial yang mampu mengurangi kesenjangan dan menguatkan solidaritas umat.

“Ramadhan adalah momentum spiritual sekaligus sosial. Melalui zakat, kita membersihkan harta dan jiwa, sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi saudara-saudara kita yang terdampak krisis,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *