BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Umsura – LKSA Muhammadiyah Kenjeran Kembangkan Inovasi Pembelajaran AIK untuk Masyarakat Urban

99
×

Umsura – LKSA Muhammadiyah Kenjeran Kembangkan Inovasi Pembelajaran AIK untuk Masyarakat Urban

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, panjimas – Fakultas Pendidikan dan Ilmu Sains (FPKS) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) bersama sejumlah lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), Rabu (5/3/2026). Termasuk dengan LKSA Muhammadiyah Kenjeran.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi kelembagaan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Acara berlangsung di Auditorium lantai 13 Gedung At-Tauhid Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jln Sutorejo No 59, Kota Surabaya. Penandatanganan kerja sama ini berkaitan dengan program Pengabdian Mata Kuliah Elektif PPG yang dikemas dalam tema Inovasi Pembelajaran AIK untuk Masyarakat Urban, serta dirangkaikan dengan kegiatan buka bersama untuk mempererat ukhuwah di bulan Ramadan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FPKS, perwakilan MPKS PDM Kota Surabaya, serta Ketua PDM Kota Surabaya beserta jajaran pimpinan lainnya.

Dalam sambutannya, Dekan FPKS Umsura Achmad Hidayatullah PhD menyampaikan rasa terima kasih kepada LKSA Muhammadiyah Kenjeran atas kepercayaan dan kerja sama yang terjalin.

Ia menegaskan bahwa momentum ini merupakan langkah luar biasa dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan Amal Usaha Muhammadiyah, khususnya dalam pengembangan inovasi pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di tengah masyarakat urban.

Sementara itu, Ketua PDM Kota Surabaya Dr M. Ridlwan MPd menyampaikan bahwa kerja sama ini adalah wujud nyata implementasi nilai-nilai organisasi Muhammadiyah yang senantiasa bersinergi dan berkolaborasi dalam membangun umat.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan LKSA merupakan bentuk integrasi gerakan dakwah, pendidikan, dan sosial yang saling menguatkan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua MPKS PDM Kota Surabaya Ferry Yudi Antonis Saputro menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang langka. Biasanya, kerja sama pengabdian seperti ini dilakukan dengan sekolah-sekolah. Namun, kali ini melibatkan para kepala LKSA, yang menunjukkan adanya perluasan peran strategis lembaga kesejahteraan sosial anak dalam pengembangan pendidikan berbasis AIK.

Dia berharap para kepala LKSA dapat menyambut baik kehadiran mahasiswa PPG, menggali potensi yang dimiliki, serta mampu memberdayakan dan memberikan kesan positif selama proses pengabdian berlangsung.

Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam mengimplementasikan nilai-nilai AIK di masyarakat.

“Mudah-mudahan MoA ini dapat memperkuat sinergi demi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak binaan di lingkungan Muhammadiyah Kota Surabaya,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *