Uncategorized

Kyai Saad Ibrahim: Silaturahmi Jadi Fondasi Penguatan Dakwah Muhammadiyah

66

Kediri, panjimas — Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Saad Ibrahim, menegaskan pentingnya silaturahmi sebagai fondasi dalam memperkuat dakwah Muhammadiyah. Hal itu disampaikan dalam acara Halal Bihalal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri, Ahad (19/4), di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Kediri.

 

Kegiatan yang mengusung tema Silaturahmi Menguatkan Dakwah Muhammadiyah itu dihadiri warga dan kader Muhammadiyah setempat. Dalam tausiyahnya, Saad menekankan bahwa silaturahmi bukan sekadar tradisi pasca-Idulfitri, melainkan bagian penting dari ajaran Islam yang harus terus dirawat.

 

Menurut dia, kata silaturahmi berasal dari dua unsur, yakni silah yang berarti menyambung dan rahim yang merujuk pada hubungan kekerabatan. Makna tersebut menunjukkan pentingnya menjaga hubungan antarsesama, terutama dalam lingkup keluarga dan masyarakat.

 

Ia mencontohkan, bahkan sebelum diangkat menjadi nabi, Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai sosok yang menjaga hubungan baik dengan keluarga dari garis ayah maupun ibunya, Aminah. Sikap itu menjadi teladan dalam membangun relasi sosial yang utuh.

 

Kyai Saad menjelaskan, dalam pemaknaan awal, silaturahmi memiliki tiga dimensi utama. Pertama, memperkuat hubungan kekeluargaan. Kedua, memberi perlindungan kepada pihak yang lemah. Ketiga, menghadirkan bantuan dan kepedulian kepada sesama.

 

Seiring perkembangan zaman, makna silaturahmi meluas menjadi hubungan sosial yang lebih luas, termasuk dalam aktivitas organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah. Namun, menurutnya, nilai dasarnya tetap sama, yakni membangun hubungan yang sehat, tulus, dan dilandasi niat ibadah.

 

“Dalam membangun relasi, tidak boleh ada rasa sungkan berlebihan, iri, atau hal-hal lain yang menghambat. Silaturahmi harus diniatkan sebagai ibadah,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan bahwa keimanan menjadi dasar utama dalam menjalankan nilai-nilai tersebut. Menurutnya, hubungan sosial yang baik akan semakin kuat jika dibangun di atas landasan iman dan tanggung jawab spiritual.

 

Melalui momentum Halal Bihalal ini, Kyai Saad berharap seluruh warga Muhammadiyah dapat menjadikan silaturahmi sebagai energi kolektif untuk mengokohkan dakwah, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kontribusi sosial di tengah masyarakat.

Exit mobile version