BeritaHajiNasionalNews

Petugas Haji 2026 Daker Mekkah Diberangkatkan ke Saudi dengan Dilepas Menhaj Gus Irfan

10

Jakarta, panjimas – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia KH Mochammad Irfan Yusuf secara resmi melepas keberangkatan 200 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk Daerah Kerja (Daker) Makkah.

Pelepasan dilakukan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis pagi (23/04/2026). Sebelumnya, pada Rabu malam (23/04) dari tempat yang sama juga telah diberangkatkan 159 PPIH untuk Daker Mekkah.

Dalam sambutan pelepasan, Menhaj Gus Irfan meminta seluruh petugas memantapkan niat serta kesiapan fisik dan mental sebelum bertolak ke Tanah Suci. Sebab, kata dia, menjadi PPIH adalah tugas yang tidak ringan.

“Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah, pagi ini kita siap untuk berangkat. Berangkat beribadah, berangkat melayani tamu-tamu Allah. Apa pun yang kalian lakukan, kesalahan sedikit pun dianggap sebagai kesalahan negara. Keberhasilan kalian adalah keberhasilan negara secara keseluruhan,” ungkap Gus Irfan dalam pesannya.

Gus Irfan juga mengingatkan beratnya amanah yang diemban petugas Daker Makkah karena menjadi ujung tombak pelayanan saat puncak ibadah haji di Arafah dan Mina.

“Tugas saudara sekalian bukan sekadar tugas administratif atau teknis, tetapi tugas kemanusiaan, tugas pelayanan, dan juga saya selalu menekankan, tugas negara,” ujarnya. Karena itu, lanjut dia, keberhasilan petugas haji akan dinilai sebagai keberhasilan negara.

Usai prosesi pelepasan, Irfan memaparkan perkembangan pergerakan jemaah dan kesiapan personel di lapangan. Saat ini, ribuan jemaah gelombang pertama disebut sudah menjalankan rangkaian ibadah di Madinah.

“Jemaah haji yang sudah sampai di Madinah sekitar 6.700. Alhamdulillah, semuanya lancar sesuai dengan harapan kita. Mereka sedang melakukan kegiatan di Madinah,” ungkapnya.

Terkait kekuatan personel, ia menjelaskan dengan keberangkatan petugas Daker Makkah hari ini, total petugas haji yang telah dikirim ke Arab Saudi mencapai sekitar 1.300 orang. Jumlah itu masih akan bertambah secara bertahap.

“Tadi (yang dilepas) 200 sekian orang. Jadi sudah total semua petugas haji 1.300, nanti lainnya akan menyusul yang non-kloter ya,” pungkasnya.

Penyelenggaraan ibadah haji 2026 menjadi catatan tersendiri karena merupakan haji perdana yang dikelola penuh oleh Kemenhaj, kementerian baru yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas layanan jemaah

Exit mobile version