BeritaHajiNasionalNews

Healing dengan Kurban: Mengobati Penyakit Hati Melalui Aliran Darah Nusuk

6
×

Healing dengan Kurban: Mengobati Penyakit Hati Melalui Aliran Darah Nusuk

Sebarkan artikel ini

Oleh: KH Bachtiar Nasir | Pembina AQL Qurban Care

 

Ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, tetapi sarana healing ruhani untuk menyembuhkan penyakit hati. Dalam Al-Qur’an Allah berfirman,

 

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ

“Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!” (QS Al-Kauṡar [108]: 2).

 

Ayat ini menunjukkan bahwa kurban adalah bentuk pendekatan diri kepada Allah, sekaligus wujud syukur atas nikmat-Nya yang tak terhitung: umur, iman, dan rezeki. Memang, sebagian hadis tentang keutamaan kurban memiliki kelemahan.

 

Namun terdapat riwayat yang dinilai hasan oleh At-Tirmiżi dari Aisyah Raḍiyallāhu `anhā, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada amalan yang dilakukan oleh anak Adam pada hari Nahr (Idul Adlha) yang lebih dicintai oleh Allah selain dari pada mengucurkan darah (hewan kurban). Karena

sesungguhnya ia (hewan kurban) akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sungguh, darah tersebut akan sampai kepada (rida) Allah sebelum tetesan darah tersebut jatuh ke bumi, maka bersihkanlah jiwa kalian dengan berkurban.”

 

Para ulama menjelaskan bagian “faṭībū bihā nafsan” (maka bersihkanlah jiwa kalian dengan berkurban), yaitu: berkurbanlah dengan hati yang rida, tidak berat, karena yakin Allah menerimanya dan memberi pahala besar.

 

Bahkan dijelaskan bahwa kalimat ini kemungkinan merupakan penjelasan dari Aisyah sendiri (idrāj), sebagaimana disebutkan oleh al-Ḥāfiẓ Al-`Irāqi. Maknanya tetap dalam: inti kurban adalah

kelapangan hati, bukan sekadar tindakan lahir. Di sinilah letak healing-nya.

 

Penyakit hati sering bersumber dari keterikatan: cinta berlebihan pada harta, bakhil, riyā`, dan takut kehilangan. Kurban menjadi terapi nyata. Saat seseorang mengeluarkan harta terbaiknya dan menyembelih hewan kurban, ia sejatinya sedang “menyembelih” ego dan keterikatan dunia dalam dirinya.

 

Aliran darah kurban adalah simbol pelepasan bahwa semua hanyalah titipan Allah. Bahkan yang sampai kepada-Nya bukan darah dan daging, tetapi ketakwaan.

 

Semakin ikhlas seseorang berkurban, semakin sembuh hatinya: menjadi lapang, ringan memberi, dan penuh syukur.

 

Kurban adalah terapi ilahi: bukan hanya mengalirkan darah hewan, tetapi

membersihkan hati manusia dari penyakit yang tersembunyi.

 

Sumber: Al-Mufaṣṣal fī Aḥkām al-Uḍḥiyah

 

================

AQL Qurban Care: Kurban Terbaik, Manfaat Terluas

 

Tunaikan kurban Anda bersama AQL Qurban Care: amanah, tepat sasaran, dan penuh keberkahan.

 

WA: 0857 1873 5254

IG: @aql.qurbancare

www.qurbancare.org

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *