Jakarta, panjimas – Sejumlah jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) IKAL Lemhannas RI masa bakti 2026–2031 resmi dilantik dan di Kukuhkan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr. TB. H. Ace Hasan Syadzily, M.Si.
Bendera Pelataka IKAL di serahkan kepada Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Lemhannas RI adalah Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., M.A., Ph.D. Beliau resmi dilantik pada 18 Mei 2026 setelah melalui Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) karena adanya dinamika yang harus di lalui.
Akhirnya di namika ini berhasil di lalui demi menjaga kehormatan organisasi. Tampak hadir jajaran Dewan Kehormatan seperti mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto yang juga mantan Panglima ABRI (Menko Polkam), Gatot Nurmantyo mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia serta Amirsyah Tambunan, Sekretaris Jenderal MUI.
Kehadiran para ulumni Lemhannas ini tentu tidak sekedar pajangan kurikulum vitae, akan tetapi juga untuk menjaga nilai-nilai kehormatan almamater Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Kepengurusan baru ini akan memulai langkah awal dengan melakukan konsolidasi internal sebelum menjalankan berbagai program strategis organisasi.
Oleh karena itu Amirsyah Tambunan yang juga alumni PPSA 17 Tahun 2011 berharap agar para alumni Lemhannas yang berada pada wadah IKAL Lemhannas di harapkan mampu memberikan kontribusi baik dalam bentuk pemikiran maupun penguatan mental spritual seluruh warga dan komponen bangsa.
“Diharapkan para alumni juga menjaga kehormatan dan martabat bangsa melalui kerja-kerja nyata sesuai dengan tugas dan fungsi (tupoksi) di organisasi masing-masing di mana alumni bertugas,” ujar Sekjen MUI itu.
Para alumni juga dapat memberikan contoh dan keteladanan di saat bangsa ini mengalami krisia keteladanan. Sebagai alumni yang menjabat di jajaran kepemimpinan baik eksetutif, yudikatif maupun eksekutif di harapkan mampu mengisi kekosongan peran lembaga tersebut di mana saat ini bangsa tengah membutuhkan kader bangsa untuk mencerdaskan kedidupan bangsa.
“Di tengah arus dan di namika global yang penuh ketidak pastian para alumni di harapkan mampu memberikan saran dan ktitik untuk membangun bangsa yang bermartabat,” pungkas Amirsyah Tambunan.
Ketua Umum DPP IKAL-Lemhannas, Purnomo Yusgiantoro, menegaskan bahwa penguatan internal menjadi prioritas utama mengingat jumlah pengurus yang mencapai sekitar 60 orang. Konsolidasi ini dinilai penting untuk memastikan organisasi berjalan efektif dan solid.
Sementara itu, Ketua Bidang Informasi DPP IKAL-Lemhannas, Marcellus Hakeng Jayawibawa, menilai pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kontribusi alumni Lemhannas dalam mendukung pembangunan nasional serta memperkuat ketahanan bangsa di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.
Ia menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang memiliki visi kebangsaan kuat agar arah pembangunan tetap berpihak pada kepentingan rakyat.
Menurutnya, Lemhannas sejak awal dirancang sebagai lembaga strategis dalam mencetak calon pemimpin nasional dengan wawasan geopolitik dan ketahanan negara.
“Lemhannas bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi tempat lahirnya cara pandang strategis yang mampu menanamkan nilai-nilai Pancasila seperti: persatuan nasional dan ketahanan nasional sebagai fondasi utama,” ujarnya.













