Jakarta, panjimas – Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mendapat amanat untuk menyelenggarakan Seminar Lembaga Hubungan Kerjasama Internasional (LHKI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Banten.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kampus UMT pada Rabu (17/6) ini mengusung tema strategis, yakni membedah peluang belajar di luar negeri serta meraih peluang beasiswa internasional bagi mahasiswa dan civitas akademika.
Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap program internasionalisasi pendidikan tinggi di lingkungan Persyarikatan.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyampaikan, agenda seminar semacam ini sangat bermanfaat dalam membuka wawasan global bagi generasi muda Indonesia.
Ia secara khusus mendorong seluruh peserta untuk tidak takut mengambil setiap peluang yang ada, meskipun kemampuan awal yang dimiliki masih terbatas atau minim.
“Jangan pernah ragu untuk mencoba. Kesempatan untuk belajar di luar negeri adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Percayalah pada proses, dan manfaatkan setiap peluang yang diberikan,” ujarnya.
Sementara, Rektor UMT, Desri Arwen menyampaikan, seminar ini merupakan upaya terbaik untuk mendorong peningkatan kualitas diri sumber daya manusia melalui jalur pendidikan, khususnya beasiswa studi ke luar negeri.
“Ini adalah komitmen kami untuk terus memfasilitasi mahasiswa dan dosen agar mampu bersaing di kancah internasional. Kami berharap melalui seminar ini, lahir generasi-generasi unggul yang siap membawa nama baik Indonesia di dunia global,” jelasnya.
Seminar ini juga turut dihadiri oleh jajaran pengurus Asosiasi Kerjasama Urusan Internasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (ASKUI PTMA) serta seluruh perwakilan LHKI se-Provinsi Banten
