BeritaMUINasionalNews

Prabowo, Komitmen kepada UMKM dan Upaya Memperbesar Kelas Menengah

19

Jakarta, panjimas – Para pelaku usaha di Indonesia dapat dikelompokkan ke dalam usaha besar (0,01%), menengah (0,09%), kecil (1,22 %) dan mikro – ultra mikro (98,68%). Dari 4-5 kategori tersebut biasanya dikelompokkan ke dalam dua kelompok besar yaitu usaha besar (0,01%) dan UMKM (99,99).

Bila hal ini dikaitkan dengan dunia perbankan terutama bank himbara yaitu BRI, Mandiri, BNI dan BTN maka data pengucuran kredit dari masing-masing bank kepada UMKM tampak beragam.

Untuk bank BRI cukup tinggi yaitu 81,97 persen, mandiri sekitar 20-22 persen, BNI juga sekitar 20-22 persen dan BTN sekitar angka 13-15 persen. Jadi rata-rata kredit yang dikeluarkan oleh bank himbara kepada UMKM adalah sekitar 35,24 persen.

Hal ini tentu sangat jauh dari nilai-nilai keadilan karena jumlah UMKM yang sangat besar yaitu sekitar 99,99 persen hanya mendapatkan kredit dari bank himbara hanya 35,24 persen sementara usaha besar yang jumlahnya hanya 0,01 persen mendapatkan kredit sebesar 64,76 persen.

Jadi kalau Presiden Prabowo kecewa dengan Bank Himbara hal demikian tentu saja dapat difahami karena berdasarkan data yang ada ternyata bank negara tidak berpihak kepada amanat konstitusi seperti yang terdapat dalam pasal 33 UUD 1945 dimana negara dituntut untuk menciptakan sebesar-besar kemakmuran rakyat pada kenyataannya Himbara lebih berpihak kepada sekelompok kecil orang saja.

Hal ini tentu jelas sangat berbahaya karena kalau terus berlanjut maka tentu kesenjangan sosial ekonomi di negeri ini akan semakin tajam dan hal itu jelas tidak kita inginkan.

Disinilah letak arti pentingnya peringatan Prabowo kepada bank-bank negara yang tergabung dalam Himbara agar jangan lagi mengucurkan kredit kepada dia lagi, dia lagi (usaha-usaha besar saja) tapi juga harus kepada masyarakat lapis bawah dan para pengusaha pemula dengan tingkat suku bunga yang rendah.

Sikap dan pandangan prabowo seperti ini tentu sangat patut untuk didukung karena bila sikap prabowo ini bisa terwujud maka tentu dalam beberapa tahun kedepan akan terjadi mobilitas vertikal dimana usaha mikro dan ultra mikro serta kecil akan bisa naik kelas sehingga jumlah kelas menengah kita akan semakin membesar dan itulah yang kita harapkan karena hal demikian jelas akan bisa membuat ekonomi negeri ini akan bisa lebih menggeliat ke arah yang jauh lebih baik dan itulah yang kita harapkan.

Anwar Abbas

Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan.

Exit mobile version