BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Kampus Muhammadiyah Tidak Boleh Surut, Misi Suci Mencerdaskan Harus Terus Dijalankan

20
×

Kampus Muhammadiyah Tidak Boleh Surut, Misi Suci Mencerdaskan Harus Terus Dijalankan

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO, panjimas – Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) mengemban misi suci, yang berperan sebagai tempat untuk mencerdaskan masyarakat, karenanya PTMA tidak boleh surut yang ada harus berkemajuan.

Penekanan itu disampaikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni pada Sabtu (27/6) dalam Wisuda ke-47 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) di Kampus I UMSIDA Jl. Mojopahit, Sidoarjo.

Menurut Syafiq, sejak awal berdiri UMSIDA tidak pernah meletakkan mahasiswa sebagai objek semata, melainkan sebagai amanah atau titipan dari keluarga untuk dicerdaskan. Itu salah satu tugas suci yang sampai sekarang dipegang.

“Karena itulah perlu kita jaga bersama trust dari masyarakat ini. Kalau sebuah lembaga telah kehilangan trust maka ada tanda-tanda kemunduran yang jelas,” katanya.

Di sisi lain dengan semangat guyub rukun dan adem, serta dengan asas musyawarah dia mengajak kepada seluruh stakeholder untuk bersama-sama memajukan UMSIDA dan PTMA lainnya.

Kunci kedua untuk memajukan PTMA menurut Syafiq adalah tersedianya sumber daya manusia yang baik. Menurutnya, tidak boleh Persyarikatan ini berhenti pada penguatan trust publik, tapi juga harus menyambutnya dengan pelayanan yang baik.

Sementara itu, terkait dengan tata kelola organisasi Syafiq percaya bahwa sejak awal berdiri yang ditanamkan di Muhammadiyah adalah untuk menciptakan good governance– yang itu bisa dikontekstualisasikan di perguruan tinggi.

Syafiq berharap dengan trust publik yang kuat, sumber daya manusia yang baik, serta tata kelola yang profesional akan membawa kemajuan secara cepat dan tepat bagi sebuah institusi perguruan tinggi.

“Apa-apa yang dimiliki Muhammadiyah tentu dipersembahkan bagi bangsa kita. KIta ingin bangsa kita maju. Kita tahu banyak tantangan yang sedang dihadapi bangsa kita,” ungkapnya.

Melalui kiprah Persyarikatan di berbagai bidang yang kian matang, Syafiq berharap Muhammadiyah bisa berkontribusi sebagai solusi untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia kini dan nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *