BeritaMUINasionalNews

Sampaikan Tahniah, Sekjen MUI: Kepemimpinan Baru PBNU Harus Bawa Maslahat Umat dan Bangsa

68
×

Sampaikan Tahniah, Sekjen MUI: Kepemimpinan Baru PBNU Harus Bawa Maslahat Umat dan Bangsa

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, panjimas – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan menyampaikan ucapan selamat kepada KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU periode 2026-2031.

 

Amirsyah berharap kepemimpinan baru PBNU dapat menjalankan amanah dengan baik dan memberikan manfaat bagi umat serta bangsa.

 

“Saya pribadi, pertama mengucapkan tahniyah dan selamat semoga amanah yang diemban dapat menjadi wasilah untuk kemaslahatan umat dan bangsa,” kata Amirsyah kepada panjimas, Senin (31/8/2026).

 

Menurut dia, NU sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam yang berhimpun di MUI memiliki posisi penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

Ia berharap NU di bawah kepemimpinan Gus Kikin dan Miftachul Akhyar dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mewujudkan kehidupan masyarakat dan bangsa yang baik.

 

“Sebagai bagian dari ormas Islam yang berhimpun di Majelis Ulama Indonesia (MUI) dapat menjadi kekuatan dalam mengemban visi MUI terciptanya kondisi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang baik serta memperoleh ridha dan ampunan Allah SWT, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujarnya.

 

Amirsyah juga menyinggung pentingnya peran organisasi keislaman dalam membimbing dan mengayomi umat. Ia berharap kepemimpinan baru PBNU dapat turut memperkuat kepemimpinan dan kelembagaan umat Islam di Indonesia.

 

“Dan misi MUI di antaranya menggerakkan kepemimpinan dan kelembagaan umat secara efektif untuk membimbing, membina dan mengayomi umat Islam di Indonesia,” jelas Amirsyah.

 

Sebelumnya, sembilan kiai keluar dari ruang musyawarah tertutup di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin (31/8) pagi. Empat puluh menit sebelumnya mereka masuk membawa lima nama. Mereka keluar membawa satu.

 

KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031.

 

Keputusan itu dibacakan anggota Ahlul Halli wal Aqdi, KH Anwar Iskandar, di hadapan sidang pleno Muktamar ke-35 NU. Ia menyatakan AHWA “memutuskan secara mufakat untuk memilih KH Abdul Hakim” sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031.

 

Musyawarah sembilan anggota AHWA berlangsung tertutup mulai pukul 06.20 hingga 07.00 WIB.

Bersama Gus Kikin, forum juga menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU untuk periode yang sama. Dengan dua penetapan itu, struktur kepemimpinan tertinggi NU untuk lima tahun ke depan lengkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *