BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Pesan untuk Mahasiswa Baru UMM, Haedar Nashir : Bangga Almamater, Unggul dalam Ilmu dan Akhlak

6
×

Pesan untuk Mahasiswa Baru UMM, Haedar Nashir : Bangga Almamater, Unggul dalam Ilmu dan Akhlak

Sebarkan artikel ini

MALANG, panjimas – Menyambut baik agenda Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (PESMABA GEN 26) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan pesan penting kepada seluruh mahasiswa baru agar memiliki rasa almamater pride (kebanggaan terhadap almamater) dan spirit belajar dan berakhlak mulia untuk menjadi yang terbaik.

 

Pesan tersebut menggema dalam sambutan virtualnya yang digelar pada Selasa siang, (8/9) dihadapan 6.000 lebih mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

 

“UMM adalah kampus yang terbaik, kampus unggul, dan kampus kebanggaan Muhammadiyah yang diakui dunia Internasional. Maka, jangan merasa terlempar karena tidak diterima di kampus lain. Mantapkan diri bahwa anda berkuliah di UMM adalah suatu pilihan yang terbaik,” pesan Haedar.

 

Meneruskan pesannya, Haedar turut menyebut bahwa kiprah UMM yang mendunia, telah melahirkan banyak tokoh bangsa dan ilmuwan besar. Selain itu, UMM adalah kampus dibawah persyarikatan Muhammadiyah yang merupakan organisasi reformis yang mengusung dakwah Islam berkemajuan.

 

Dengan belajar bersama UMM, Haedar menekankan 2 pesan penting. Yang pertama adalah membangun habbit yang positif. Disini Haedar menekankan bahwa para mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan langka untuk menuntut ilmu, mengasah keahlian, mendewasakan diri, mencari teman, hingga menjaga spirit hidup dan beribadah, serta kesempatan untuk berbakti kepada orang tua.

 

“Di kampus inilah kalian belajar ilmu, tapi di kampus ini juga kalian akan belajar tentang akhlak dan kehidupan yang baik,” ujarnya.

 

Kemudian yang kedua, Haedar memberikan pesan bahwa mahasiswa harus senantiasa terus terkoneksi dengan Persyarikatan Muhammadiyah. Ia menilai hal ini penting karena persyarikatan Muhammadiyah adalah sebuah wadah bagi semua untuk berkembang dan memberikan kebermanfaatan untuk umat, bangsa, dan kemanusiaan global.

 

“Muhammadiyah milik bersama dan milik siapa saja, bangun muhammadiyah untuk kepentingan baik bagi kebangsaan dan menjadi manusia yang terbaik khoirunnas anfauhum linnas,” pesan Haedar.

 

Menutup sambutannya dihadapan seluruh mahasiswa, Haedar mengutip Qs. Al Hujurat Ayat 13. Ia menekankan kepada seluruh mahasiswa agar terus menjaga kehidupan antar bangsa, menjadi manusia yang terbaik, mengasah ketakwaan dan menumbuhkan ihsan kebaikan bagi banyak orang.

 

“Di sini bukan sekadar kuliah, tapi belajar kehidupan menjadi insan yang bertakwa sekaligus memberi maslahat dan manfaat untuk kebaikan orang banyak,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *