BeritaKemenagNasionalNews

Wamenag Romo Syafii Dorong PHDI Perkuat Persatuan, Ekoteologi, dan Toleransi

40

Jakarta, panjimas – Wakil Menteri Agama Romo Syafii menegaskan bahwa organisasi keagamaan tidak cukup hanya memperkuat kelembagaan, tetapi juga harus memastikan nilai-nilai agama diterapkan dalam kehidupan umat, masyarakat, dan bangsa. Hal tersebut disampaikannya saat menutup Mahasabha XIII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Tahun 2026, Minggu (11/10/2026).

 

“Penguatan organisasi tidak hanya tentang kelembagaan, tapi juga implementasi nilai dharma diwujudkan dalam kehidupan umat, masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Romo Syafii.

 

Menurut Wamenag, pesan tersebut selaras dengan tema Mahasabha XIII, yakni Penguatan PHDI melalui Dharma Agama dan Dharma Negara Menuju Indonesia Raya. Tema itu menegaskan bahwa organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam mengamalkan ajaran agama sekaligus berkontribusi terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Dalam kesempatan tersebut, Romo Syafii menyampaikan tiga pesan kepada umat Hindu melalui PHDI. Pertama, memperkuat persatuan dan konsolidasi umat. Kedua, menghidupkan nilai-nilai ekoteologi dalam kehidupan umat dan organisasi. Ketiga, mempererat hubungan dengan pemerintah.

 

“Saya menitipkan pesan kepada teman-teman, yang pertama, perkuat persatuan dan konsolidasi umat, hidupkan nilai ekoteologi dalam kehidupan umat dan organisasi, dan perkuat hubungan dengan pemerintah,” tuturnya.

 

BACA JUGA Gubernur DKI Pastikan Aktivitas Belajar di SDN Srengseng Sawah Tetap Normal Pascaancaman Bom

Ia berharap ketiga pesan tersebut menjadi komitmen bersama dalam menjalankan peran organisasi keagamaan. Persatuan dinilai sebagai fondasi kehidupan umat, sedangkan ekoteologi dapat mendorong kepedulian terhadap lingkungan. Adapun hubungan yang baik dengan pemerintah diperlukan untuk mendukung pelayanan kehidupan beragama.

 

Sementara itu, Ketua Umum PHDI terpilih periode 2026–2031, I Nyoman Cantiasa, menyatakan komitmen umat Hindu untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat toleransi antarumat beragama. Ia juga mengapresiasi kehadiran Wamenag dalam penutupan Mahasabha XIII. Menurutnya, kehadiran tersebut mencerminkan perhatian pemerintah terhadap upaya menjaga kerukunan serta meningkatkan pelayanan kehidupan beragama di Indonesia.

 

“Kehadiran Bapak Wamenag merupakan tanda komitmen kuat pemerintah dalam mengayomi kerukunan dan pelayanan kehidupan beragama di Indonesia,” ungkap Nyoman.

 

Romo Syafii kemudian secara resmi menutup Mahasabha XIII PHDI Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 8 hingga 11 Oktober 2026

Exit mobile version