Jakarta, panjmas — Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Buya Amirsyah Tambunan mengucapkan selamat atas Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI).
Buya Amirsyah mengimbau kepada seluruh komponen bangsa agar dapat mensyukuri kemerdekaan. Sebab, Allah SWT bakal menambah nikmat atas kemerdekaan sebagai bukti kesyukuran.
Sebaliknya, lanjutnya, Allah SWT bakal mencabut nikmat kemerdekaan jika rakyat Indonesia tidak pandai mensyukuri nikmat Allah.
Buya Amirsyah menyoroti berbagai persoalan yang hingga kini menimpa bangsa Indonesia. Salah satunya adalah kemiskinan dan kebodohan yang masih menjadi tantangan bagi anak bangsa.
“Isu yang mendapat sorotan publik antara lain; soal kemiskinan dan kebodohan yang masih menjadi tantangan bagi anak bangsa,” kata Buya Amirsyah kepada Panjimas, Ahad (17/8/2025).
Meski begitu, menurutnya, kemiskinan bukanlah kendala bangsa untuk maju, melainkan peluang untuk memajukan peradaban bangsa.
Selain itu, Buya Amirsyah menyoroti tata kelola bangsa yang masih memprihatinkan karena maraknya korupsi. Untuk itu, dia mendorong agar semua komponen bangsa harus merdeka dari kemiskinan dan kebodohan menuju peradaban bangsa yang bermartabat.
“Oleh karena itu, kita membutuhkan generasi emas menuju Indonesia Emas. Ciri generasi emas antara lain, pertama memiliki kecerdasan intelektual,” kata dia.
Buya Amirsyah menukil pernyataan Sternberg yang menyatakan bahwa kecerdasan intelektual adalah kemampuan untuk belajar dari pengalaman, berpikir menggunakan proses-proses metakognitif dan kemampuan untuk beradabtasi dengan lingkungan sekitar.
Ciri kedua, kecerdasan emosional generasi emas yaitu kemampuan seseorang untuk memahami, menggunakan, dan mengelola emosi diri sendiri dan orang lain.
“Ketiga, kecerdasan sprirual adalah kemampuan seseorang untuk memahami makna dan tujuan hidup, serta mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan,” ungkapnya.
Keempat, kecerdasan sosial yakni kemampuan seseorang untuk memahami, berinteraksi, dan merespons dengan baik dalam lingkungan sosial.
Sementara yang kelima, kecerdasan wirausaha yang membuat kemampuan seseorang memiliki kemampuan dalam berpikir dan bertindak secara kreatif dan inovatif untuk menciptakan nilai tambah dari berbagai sumber daya yang ada.
“Serta mengelola usaha dengan baik untuk mencapai keberhasilan membangun Indonesia yang mandiri dan berdaulat,” tegasnya













