NasionalNews

Bahasa Indonesia Bakal Mendunia, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Siap Berpidato di Forum UNESCO

34
×

Bahasa Indonesia Bakal Mendunia, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Siap Berpidato di Forum UNESCO

Sebarkan artikel ini

Ungaran, panjimas — Upaya menjadikan Bahasa atau bahasa Indonesia semakin mendunia terus diperkuat oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa bahasa Indonesia kini tidak hanya menjadi alat komunikasi, namun juga sarana diplomasi yang memperkenalkan jati diri bangsa di kancah internasional.

Pernyataan itu disampaikan seusai menghadiri diskusi bertema “Ruang Bahasa dan Cerita Bersama Menteri” di Gedung Balairung, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Jalan Diponegoro 250, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Kamis (30/10/2025).

Abdul Mu’ti mengatakan, penguatan kedaulatan bahasa menjadi satu di antara fokus utama kementeriannya.

“Kami memperkuat kedaulatan Bahasa Indonesia melalui tiga pondasi, panggah, mahir, dan maju dengan Bahasa Indonesia.

Ini juga sejalan dengan Tri Gatra Bangun Bahasa, yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing,” kata dia.

Mendikdasmen menambahkan, penguatan Bahasa tidak hanya untuk membangun kemampuan komunikasi, tetapi juga meneguhkan semangat kebangsaan dan memperluas pengaruh Indonesia di dunia.

“Kami ingin agar bahasa Indonesia menjadi alat pemersatu bangsa sekaligus bagian dari diplomasi global.

Saat ini, kita sudah mulai merasakan dampak dari gerakan bahasa yang kita jalankan,” imbuh dia.

Satu di antara capaian penting adalah diakuinya pantun sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.

Selain itu, bahasa Indonesia kini telah ditetapkan sebagai satu di antara bahasa resmi rapat UNESCO.

“Pekan ini saya akan ke Uzbekistan bersama Presiden menghadiri forum assembly UNESCO, di sana saya akan berpidato menggunakan Bahasa Indonesia.

Ini menjadi awal digunakannya Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dalam rapat UNESCO,” tutur Abdul Mu’ti.

Dia juga menyoroti bahwa bahasa Indonesia memiliki potensi besar di bidang ekonomi dan promosi.

Menurutnya, penggunaan Bahasa yang semakin populer akan berpengaruh pada promosi produk-produk Indonesia di dunia.

“Karena itu, kami ingin generasi muda semakin bangga dan mahir menggunakan bahasa Indonesia, menjadikannya alat untuk memajukan bangsa,” tambahnya.

Acara “Ruang Bahasa dan Cerita Bersama Menteri” digelar oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kegiatan itu menghadirkan 200 peserta, terdiri atas kepala dinas pendidikan kabupaten/kota, guru bahasa, kepala sekolah, komunitas literasi, komunitas sastra, pimpinan redaksi media, dan pelajar.

Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Imam Budi Utomo, menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan ruang dialog santai namun bermakna antara menteri dan masyarakat pendidikan.

“Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman, karya, dan pandangan tentang pentingnya bahasa dan sastra Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Ini juga mendukung gerakan literasi nasional dan penguatan karakter melalui bahasa,” ujarnya.

Imam menambahkan, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah juga terus memperkuat gerakan literasi melalui berbagai program.

“Kami memiliki produk unggulan bernama Senarai Istilah Bahasa Jawa (Sibaja) untuk membantu pembelajaran di sekolah.

Tahun ini kami juga telah menyeleksi 120 buku cerita anak dwibahasa Jawa-Indonesia yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat,” pungkas dia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *