MuhammadiyahNasionalNews

Lazismu Uhamka Dorong Mahasiswa Maknai Zakat melalui Perspektif Ekonomi dan Spiritual

32
×

Lazismu Uhamka Dorong Mahasiswa Maknai Zakat melalui Perspektif Ekonomi dan Spiritual

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas – Lembaga Amal Zakat Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema The Power of Zakat: Reinvesting Wealth, Fostering Dignity, and Building a Just Economy, melalui platform Zoom Meeting, Rabu (5/11). 

Acara ini dihadiri oleh Muhammad Dwifajri Wakil Rektor IV Uhamka, Muhib Rosyidi DPS Lazismu PP Muhammadiyah, Prof. Zulpahmi Dekan FEB Uhamka, Izza Rahman Dosen AIK Uhamka, serta para peserta seminar.

Wakil Rektor IV Uhamka, Muhammad Dwifajri menurutkan program ini melibatkan orang tua dan anak-anak, selaras dengan SDGs untuk pengentasan kemiskinan melalui dakwah lapangan. Narasi ini telah dibahas di Forum Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Nasional,” ujarnya.

“Mahasiswa aktif berkontribusi, seperti memberi modal usaha kepada pedagang kecil, misalnya penjual soto ayam di Pasar Rebo. Terima kasih kepada LPPK dan Lazismu atas dukungannya, sebagai komitmen bersama mahasiswa, dosen, dan karyawan dalam mencapai SDGs dan tujuan zakat.”

Dalam penjelasannya, Muhib Rosyidi selaku DPS Lazismu menyampaikan bahwa zakat memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar bantuan sosial. Zakat mencerminkan pertumbuhan spiritual dan kesejahteraan yang membawa keberkahan bagi masyarakat.

“Kita harus kembali pada akar terminologi Al-Qur’an. Zakat itu berarti pertumbuhan dan peningkatan keberkahan, dan juga Shadaqah adalah bukti kesungguhan iman. Oleh karena itu, Zakat as Social Justice mengharuskan kita menggeser fokus dari memberi makan menjadi membangun sistem keadilan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *