Yogyakarta, panjimas – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam amanatnya menyampaikan pentingnya OlympicAd VIII sebagai wahana silaturahmi dan peningkatan akhlakul karimah bagi putra-putri Muhammadiyah tingkat sekolah dasar dan menengah dari seluruh penjuru Indonesia.
Menurut Haedar, sejatinya hidup tidak sebatas di lingkungan sekolah semata. Tetapi juga hidup di lingkungan masyarakat luas.
Oleh karenanya, Haedar mendorong generasi muda terkhususnya peserta OlympicAD VIII tahun 2026 untuk saling menjalin relasi sosial yang positif dari berbagai latar belakang sosial. Dengan begitu mereka dapat belajar cara berta’awun sebagaimana pesan Allah SWT.
“Bekerjasamalah, saling berinteraksi satu sama lain dalam hal kebaikan dan takwa. Tetapi jangan sekali-kali berinteraksi dan bekerja sama dengan siapapun dalam hal dosa dan permusuhan,” kutip Haedar dalam QS Al-Maidah ayat 2.
Adapun di era teknologi seperti saat ini, bagi Haedar, kebutuhan atas ilmu pengetahuan sains dan teknologi menjadi hal krusial untuk membangun bangsa maupun diri sendiri. Melalui OlympicAD inilah, Muhammadiyah berupaya menghadirkan wadah kompetisi bagi para kader muda berprestasi.
“Saya yakin dengan Olimpiade ini maka semuanya akan berlomba berfastabiqul khairat secara kompetitif secara objektif tetapi bukan semata-mata untuk berlomba meraih prestasi,” ungkap Haedar pada Kamis (12/2).
Sejalan dengan peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut, Haedar menilai krusialnya akhlak, iman, dan takwa sebagai fondasi utama dalam membangun spirit keilmuan.
“Setinggi-tinggi kita berilmu, seluas-luas kita menjangkau kehidupan. Tapi manakala tidak ada akhlak, iman, dan takwa semuanya akan roboh,” tutur Haedar.
Lebih lanjut, Haedar menyampaikan bahwasanya dalam membangun bangsa yang unggul dan bermartabat. Memerlukan eadaban, ilmu pengetahuan, dan teknologi yang tinggi.
“Bangsa ini memerlukan martabat yang tinggi. Bangsa ini memerlukan keadaban yang tinggi. Bangsa ini memerlukan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi,” ungkapnya.
Terakhir, Haedar berharap dengan adanya OlympicAD 2026 dapat menjadi jembatan ilmu bagi para siswa-siswi sekolah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam memperkokoh akhlak, ibadah, iman, dan takwa. Agar kelak dapat menjadi insan muda paripurna yang bermanfaat bagi diri sendiri, sekolah, keluarga, dan umat masyarakat di seluruh alam semesta













