BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Kajian Ekoteologi Muhammadiyah Jatim Berbuah Aksi: Bibit Pohon, Umrah, dan Bantuan Masjid di Jember

89
×

Kajian Ekoteologi Muhammadiyah Jatim Berbuah Aksi: Bibit Pohon, Umrah, dan Bantuan Masjid di Jember

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas — Kajian Ramadan 1447 Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Sabtu (21/2/2026), tidak sekadar menghadirkan forum keilmuan. Dari panggung bertema Ekoteologi dan Tugas Kekhalifahan itu lahir aksi nyata berupa penyerahan bibit pohon, paket umrah, dan bantuan dana masjid yang menegaskan sinergi dakwah dan kepedulian sosial.

Sebelum sesi kajian dimulai, panitia menghadirkan momen simbolik yang sarat makna. Perwakilan Bank Indonesia Jember menyerahkan bibit pohon kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., di atas panggung. Tepuk tangan peserta mengiringi penyerahan tersebut.

Bibit itu bukan sekadar tanaman. Ia menjadi penegas pesan ekoteologi bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus berwujud aksi nyata. Momentum ini sekaligus memperlihatkan bahwa gerakan dakwah Muhammadiyah berjalan dalam semangat kolaborasi lintas sektor.

Keterlibatan dunia perbankan dan lembaga keuangan dinilai memperkuat pesan keagamaan yang tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi bergerak menuju kebermanfaatan sosial dan kelestarian lingkungan.

Kajian Ramadan PWM Jatim tidak hanya menghadirkan wacana ekoteologi, tetapi juga aksi nyata melalui penyerahan bibit pohon, paket umrah, dan bantuan masjid.

Umrah dan Masjid untuk Umat

Panggung kembali menjadi saksi kolaborasi setelah penyerahan bibit pohon. Perwakilan Bank Central Asia (BCA) menyerahkan secara simbolis satu paket umrah kepada Ketua PWM Jatim, Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M. Penyerahan dilakukan di hadapan peserta Kajian Ramadan.

Tidak hanya itu, BCA juga menyalurkan bantuan dana pembinaan masjid ke tiga daerah. Pertama, kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Mojokerto untuk Masjid Al Islah di Dusun Glagah, Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong. Kedua, kepada PDM Kabupaten Sidoarjo untuk Masjid Penatarsewu, Tanggulangin. Ketiga, kepada PDM Kabupaten Pasuruan untuk Masjid Intishorul Islam di Kejapanan, Kecamatan Gempol.

Dukungan serupa datang dari Bank Syariah Indonesia (BSI). Melalui Bayu Krisna Wardana, BSI menyerahkan dua paket umrah kepada PWM Jatim yang diterima langsung oleh Sukadiono di atas panggung. Momentum ini menegaskan sinergi nyata antara lembaga keuangan syariah dan gerakan dakwah.

Sementara itu, Bank Jatim Syariah turut memperkuat pembinaan masjid melalui bantuan dana. M. Pramujo Iskandar menyerahkan bantuan kepada PDM Sampang untuk Masjid Dakwah Sampang serta kepada Masjid PDM Trenggalek.

Rangkaian penyerahan tersebut menghadirkan wajah lain dari Kajian Ramadan. Forum spiritual berpadu dengan aksi konkret. Ekoteologi tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi menjelma menjadi gerakan menanam pohon, memberangkatkan umrah, dan memperkuat masjid sebagai pusat peradaban umat.

Rasa syukur mendalam dialami para penerima. Sekretaris PDM Sidoarjo, Burhanuddin, M.Pd. ketika diwawancarai pada Sabtu (22/2/2026) mengaku pihaknya belum mendapatkan info mendetail terkait dana bantuan tersebut. “Sampai saat ini nominal belum tersampaikan ke kami,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *