BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Majelis Tarjih Muhammadiyah Perkuat Langkah Pengembangan KHGT

54
×

Majelis Tarjih Muhammadiyah Perkuat Langkah Pengembangan KHGT

Sebarkan artikel ini

YOGYAKARTA, panjimas – Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah membangun peta jalan untuk mengawal Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

 

Langkah tersebut dilakukan salah satunya melalui Halaqah KHGT yang diselenggarakan pada Kamis (14/5) di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Agenda tersebut dibuka langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Syamsul Anwar.

 

Dalam amanatnya, Syamsul menyebut, KHGT ini memerlukan tim ahli untuk mengawal narasi dan keberlangsungannya. Sebagaimana dengan kalender-kalender lain yang juga diperlakukan serupa.

 

“Kegiatan seperti ini merupakan bagian penting dalam pengembangan sistem kalender, karena setiap sistem kalender memiliki mekanisme pengawalan tersendiri. Misalnya, Kalender Ummul Qura,” kata Syamsul Anwar.

 

Syamsul menambahkan, tim ahli yang akan mengawal KHGT ini untuk merespons situasi yang berkembang – termasuk jika terdapat fenomena-fenomena yang meniscayakan adanya kriteria baru.

 

Kejadian ini menurutnya memungkinkan akan dialami KHGT, seperti yang pernah terjadi pada Kalender Maroko (Unifikasi) yang dibuat oleh Jamaluddin Abd Ar Raziq yang diadopsi oleh Islamic World Educational, Scientific and Cultural Organization (ISESCO).

 

“Jadi dia punya kriteria sangat sederhana dan meyakinkan sekali, yaitu apabila ijtima terjadi sebelum zuhur, maka keesokan harinya adalah tanggal 1 di seluruh dunia. Ternyata kemudian ini menjadi masalah juga,” ungkap Syamsul.

 

“Apa masalahnya? yaitu ada 1 bulan yang setelah dilacak jauh ke depan itu bulan ijtima terjadi sebelum tengah hari, sebelum pukul 12.00 siang waktu UTC, waktu GMT,” imbuhnya.

 

Adanya anomali-anomali tersebut, sambungnya, bisa sangat mungkin terjadi pada kriteria penentuan KHGT. Maka untuk itu diperlukan tim ahli untuk mengawal KHGT. Tim ahli yang dia maksud setidaknya adalah ahli falak dan syariah.

 

Tim Ahli Pengawal KHGT dari Berbagai Latar Belakang Keahlian

Hal itu senada dengan yang disampaikan Ketua Panitia Halaqah KHGT sekaligus Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Rahmadi Wibowo. Dia menjelaskan, output dari agenda ini adalah untuk menghasilkan peta jalan KHGT.

 

Peta jalan KHGT ini akan dirumuskan oleh peserta halaqah. Di mana sebelum mengikuti agenda ini, para peserta diseleksi dengan ketat melalui pengiriman abstrak makalah yang akan mereka presentasikan.

 

Sementara itu, Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Muhammad Rofiq Muzakir menyampaikan, kegiatan halaqah ini tak hanya diikuti peserta laki-laki, tapi juga ada perempuan.

 

“Walaupun masih didominasi (jumlah) laki-laki, tapi sudah cukup banyak ini kehadiran perempuan. Ini menunjukkan bahwa pakar falak perempuan sudah cukup banyak,” tuturnya.

 

Halaqah yang diikuti oleh para ahli dari berbagai macam latar belakang, kata Rofiq, merupakan usaha Majelis Tarjih untuk membuat sebuah forum yang equal. Dia berharap halaqah ini menjadi forum silaturahmi dan mempererat kebersamaan.

 

Selain itu, acara ini mendapat dukungan dari Rektor UAD, Muchlas MT. Sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA), UAD tentu mendukung kegiatan-kegiatan produktif yang diadakan Persayrikatan.

 

“Saya kira ini merupakan satu momentum yang sangat baik. Karena tadi saya sampaikan salah satunya adalah sebagai cara kita melakukan evaluasi dari apa yang sudah kita luncurkan,” katanya.

 

KHGT merupakan hasil riset yang panjang dan mendalam, dan dalam tradisi riset khususnya di Muhammadiyah adalah selalu diverifikasi. Hal ini selaras dengan semangat ilmu pengetahuan.

 

Pihaknya juga akan selalu siap untuk mendukung riset, dan mensosialisasikan KHGT, sehingga produk penjawab utang peradaban ini bisa diketahui, serta digunakan oleh umat Islam secara global

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *