BeritaMuhammadiyahNasionalNews

Kapolri Kunjungi PP Muhammadiyah, Perkuat Sinergi Jaga Ketertiban Masyarakat dan Tindak Kejahatan

21
×

Kapolri Kunjungi PP Muhammadiyah, Perkuat Sinergi Jaga Ketertiban Masyarakat dan Tindak Kejahatan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, panjimas – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto beserta jajaran pada Rabu (28/10) di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta Pusat.

 

Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam menjaga ketertiban masyarakat dan mencegah tindak kejahatan.

 

Kapolri beserta jajaran disambut langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir bersama sejumlah pimpinan PP Muhammadiyah lainnya, yakni Abdul Mu’ti selaku Sekretaris Umum, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas dan Muhadjir Effendy, serta Izzul Muslimin selaku Sekretaris PP Muhammadiyah.

 

Haedar mengatakan, Muhammadiyah dan Polri memiliki titik temu dalam menjaga kehidupan masyarakat dan bangsa. Menurutnya, kedua pihak memiliki komitmen yang sama untuk menciptakan ketertiban dan kesejahteraan masyarakat.

 

“Kepolisian Republik Indonesia juga selalu ingin hadir menciptakan ketertiban masyarakat dan kesejahteraan. Dan di situlah juga Muhammadiyah selalu berkomitmen yang sama,” ujar Haedar.

 

Haedar menambahkan, pertemuan tersebut juga membahas sejumlah persoalan sosial, seperti penyalahgunaan narkoba, dan praktik pinjaman yang merugikan masyarakat. Ia menekankan pentingnya meningkatkan ketahanan masyarakat agar tidak terjerumus dalam persoalan tersebut.

 

Sementara itu, Kapolri mengapresiasi dukungan Muhammadiyah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menegaskan bahwa sinergi kedua pihak akan terus dilanjutkan dengan semangat amar makruf nahi mungkar.

 

“Kami yakin dengan semangat yang sama, yaitu amar makruf nahi mungkar, bagaimana kita menebar kebaikan dan juga mencegah terjadi kejahatan. Inilah semangat yang digelorakan antara kami dan Muhammadiyah ini akan kami lanjutkan,” ungkap Suyudi.

 

Kapolri menjelaskan, kerja sama tersebut akan diperkuat melalui edukasi dan literasi di tempat ibadah, sekolah, kampus, serta pesantren. Upaya ini diarahkan untuk mencegah berbagai tindak kejahatan, termasuk narkotika, penipuan, kejahatan jalanan, aksi geng, dan balap liar.

 

Ia juga menyampaikan rencana kegiatan bersama masyarakat, seperti salat Subuh berjamaah, salat Jumat keliling, program Minggu Kasih, serta kunjungan ke tempat ibadah agama lain untuk memperkuat toleransi dan menciptakan suasana yang aman serta damai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *