NasionalNews

BPJPH Minta Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Ambil Peran Pengembangan Ekosistem Halal di Indonesia

33
×

BPJPH Minta Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Ambil Peran Pengembangan Ekosistem Halal di Indonesia

Sebarkan artikel ini

Bangkalan, panjimas – Universitas trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan visitasi dan monitoring lembaga penyelenggara pelatihan jaminan produk halal, serta pembinaan lembaga pendampingan proses halal, Selasa (19/2).

Kegiatan yang digelar oleh Badan Penyelenggara jaminan produk halal (BPJPH) itu berlangsung di Gedung Graha Utama lantai 5 rektorat UTM.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kualitas dan kesesuaian pelatihan serta pendampingan yang diberikan kepada pelaku usaha dalam menjamin kehalalan produk.

Disamping itu, pendirian lembaga penyelenggara pelatihan jaminan produk halal menjadi salah satu cara UTM dalam meningkatkan ekosistem halal di Madura. Terutama pentingnya penyelia halal dalam rangka keberlangsungan ekosistem halal.

Rektor UTM Prof Safi’ menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BPJPH kepada UTM sebagai mitra strategis dalam pengembangan ekosistem halal di Indonesia. Dia juga berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam penguatan literasi dan praktik jaminan produk halal, khususnya di Madura dan sekitarnya.

“Madura ini adalah pusat dari kehidupan pesantren, maka potensi industri halal sangat besar,” ujarnya.

Tim visitasi BPJPH yang terdiri dari para ahli dibidang jaminan produk halal memulai proses peninjauan dengan memeriksa fasilitas pelatihan yang disediakan oleh UTM. Seperti ruang kelas, laboratorium, dan fasilitas penunjang lainnya.

Tim juga mengevaluasi kurikulum pelatihan yang telah disusun oleh UTM, termasuk memastikan materi yang diberikan standar nasional dan internasional dalam jaminan produk halal.

Saat diskusi berlangsung tim memberikan beberapa masukan konstruktif untuk meningkatkan kualitas pelatihan dan pendampingan.

Salah satunya perlunya kolaborasi lebih intensif dengan industri halal global serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pelatihan.

UTM menyambut baik masukan tersebut serta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *