Jakarta, panjimas – Sekjen MUI, DR Amirsyah Tambunan diundang mengisi tausiyah di acara santunan anak yatim di kediaman Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA) di Pondok Gede, Dr. Misbah Fikrianto MM., M.Pd., M.Si. pada Ahad, (23/3/25).
Mengawali tausiyahnya, buya Amirsyah Tambunan menuturkan kisah keteladanan Muhammad sebelum menjadi Nabi dan Rasulul. Beliau anak yatim telah berhasil melakukan Revolusi mental di dunia bisnis. Keteladanan ini cocok untuk mengubah kondisi saat ini sedang carut-marut dalam dunia usaha. Ada berapa faktor kenapa Nabi Muhammad berhasil. Buya mengupas kisah dibalik keberhasilan Rasulullah mengubah dunia.
Jawabnya antara lain konsep bisnis dalam Qur’an dua makna yang berbeda; pertama, tijaroh dalam konteks Islam, berasal yang berarti perdagangan, perniagaan, atau bisnis, dan merupakan jenis perjanjian (akad) dalam ekonomi syariah yang mengatur pertukaran harta benda dengan tujuan mencari keuntungan; kedua, al-ba‟i yang berarti menjual, mengganti, dan menukar sesuatu dengan sesuatu yang lain.
Konsep jual beli di lakukan Muhammad secara jujur sehingga mendapat kepercayaan dari berbagai pihak. Dengan kata lain satu kata dengan perbuatan.
Berdasarkan Qur’an surat Al-Ahzab Ayat 21
لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا
Artinya: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.
Allah menempatkan anak yatim sangat mulai sebagainana kita ruju’ kepada Al-Qu’an kosa kata yatim ada delapan kali bentuk mutsanna ada satu kali yaitu Qs al-An’am Ayat 152, Qs al-Isra (34), Qs al- Insan (8), Qs al-Fajr (17), Qs al-Balad (15), Qs ad-Duha (6, 7), Qs al-Maun (2), Qs al-Kahfi(82).21. Dari periodesasi turunnya Al-Qur’an term yatim dengan bentuk tunggal banyak dijumpai.
Hal ini menegaskan bahwa konsep anak yatim yang di istimewakan Allah SWT harus menjadi kepedulian dan tanggung jawab semua pihak.
Pebisnis Sukses
Salah satu kisah Muhammad pergi dan kembali ke Syam untuk berniaga dengan membawa barang dagangan milik saudagar kaya raya bernama Khadijah. Ini berawal dari rasa percaya sebagai rekan bisnis, lalu tumbuh menjadi rasa cinta. Nabi Muhammad pun menjatuhkan pilihanya dengan menikah dengan Siti Khadijah.Dalam perjalanan hidup bagaikan roda kehidupan.
Ditengah kesuksesan suatu ketika bulan Rajab di tahun kesepuluh kenabian Muhammad kehilangan pamannya sekaligus istrinya, Khadijah, di waktu yang berdekatan. Rasulullah kembali dirundung kesedihan hingga berlarut-larut karena ditinggalkan oleh keluarga tersayang.
Nabi Muhammad mengalami ujian ibarat pepatah “Sudah jatuh, tertimpa tangga”. Di saat ia menyadari kenyataan pahit bahwa pamannya tidak mau mengucapkan dua kalimat syahadat sampai akhir hayatnya.
إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
Artinya: “Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”. (Al Qashash: 56).
“Maka kisah dari tokoh anak yatim melahirkan Rasa optimisme ketika Nabi Muhammad menghadapi situsi yang ada. Maka hal ini menjadi modal sosial untuk mewujudkan kesuksesan menjadi pemimpin dunia,” ujar Buya Amirsyah.













