NasionalNews

Muhammadiyah Kalbar Gelar Halalbihalal dan Pelepasan Calon Jemaah Haji dari KBIHU

19
×

Muhammadiyah Kalbar Gelar Halalbihalal dan Pelepasan Calon Jemaah Haji dari KBIHU

Sebarkan artikel ini

Jakarta, panjimas – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat (PWM Kalbar) menyelenggarakan Halalbihalal Keluarga Besar Muhammadiyah sekaligus acara pelepasan calon jemaah haji dari KBIHU Muhammadiyah Kalbar. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Gubernur Kalbar, Jumat (25/4) sore, dan dihadiri ribuan anggota Muhammadiyah dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Asisten Administrasi dan Umum Setda Kalbar Alfian Salam, mewakili Gubernur Kalbar, jajaran Forkopimda, Ketua MUI Kalbar Basri HAR, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis, Ketua MABM Kalbar Chairil Effendi, serta para tokoh agama lainnya. Selain itu, tampak pula pengurus Muhammadiyah Kalbar, Pimpinan Wilayah Aisyiyah, para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pontianak, pelajar SMA Muhammadiyah, hingga keluarga besar Muhammadiyah se-Kalbar.

KetuaPWM Kalbar, Pabali Musa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Halal Bihalal ini merupakan agenda rutin sebagai sarana mempererat tali persaudaraan setelah sebulan penuh menjalani ibadah Ramadhan. Dalam kesempatan tersebut, Alfian Salam menyampaikan pesan Gubernur Kalbar, yang menekankan pentingnya menjaga tradisi. Selain untuk saling memaafkan, momen ini juga menjadi ruang memperkuat solidaritas dan membangun semangat kebersamaan.

“Semangat Idul Fitri harus menjadi energi positif untuk membuka diri dan memperkuat tekad bersama dalam membangun Kalimantan Barat yang lebih maju dan bermartabat,”ujar Alfian. Terkait rencana pembangunan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Pontianak, Alfian juga mengungkapkan harapannya agar rumah sakit tersebut tidak hanya berdiri sebagai fasilitas kesehatan, tetapi juga menjadi simbol harapan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kalbar.

“Saya berharap kehadiran rumah sakit ini benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang bermutu,” tambahnya. Dalam acara tersebut, hadir pula Deputi II Menko PMK RI sekaligus Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur Sukadiono, yang memberikan tausiah.

Ia mengangkat nilai penting dari konsep as-shofa dalam Islam, yakni sikap membersihkan hati dari sifat iri dan dengki, serta mendorong penguatan kualitas spiritual.”Salah satu jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat adalah dengan memaafkan kesalahan orang lain dan terus memperbaiki diri,” tutup Sukadiono dihadapan hadirin yang memenuhi Pendopo Gubernur Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *