MUINasionalNews

Sekjen MUI Ajak Semua Pihak Melakukan Tabayyun dalam Menerima Informasi

20

Jakarta, panjimas – Sekjen MUI Dr Amirsyah Tambunan mengajak semua pihak perkuat Tabayyun yang mengandung sikap ketelitian, hati-hati, dan tidak tergesa-gesa dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta mencari kejelasan tentang suatu hal sebelum bertindak atau menyimpulkan sesuatu.

Dalam konteks Islam mengedepankan sikap tabayyun merupakan salah satu akhlak mulia yang dianjurkan untuk menghindari berita fitnah, palsu atau hoaks, dan memastikan kebenaran sebuah informasi.

“Oleh karena itu tabayyun membantu mencegah timbulnya kesalah pahaman atau perselisihan akibat informasi yang belum jelas atau akurat. Tabayyun sangat penting di era disrupsi adalah masa di mana perubahan besar-besaran terjadi akibat inovasi teknologi dan perubahan sosial, yang mengganggu atau mengubah industri, bisnis, dan cara hidup manusia secara signifikan,” ujar Sekjen MUI, pada (7/5/25).

Karena itu kewajiban kita bertabayun di perintahkan Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat Ayat : 6

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن جَآءَكُمْ فَاسِقٌۢ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوٓا۟ أَن تُصِيبُوا۟ قَوْمًۢا بِجَهَٰلَةٍ فَتُصْبِحُوا۟ عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَٰدِمِينَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

Klarifikasi /Tabayyun

Pernyataan sikap sejumlah purnawirawan dalam Forum Purnawirawan TNI terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah memunculkan polemik baru.

Buya Amirsyah menyatakan menghormati aspirasi tersebut sebagai warga bangsa, namun pernyataan dukungan MUI hanya klaim sepihak, karena hingga saat tidak ada surat ke MUI dan tidak pernah MUI mengundang Forum tersebut bahkan tidak pernah menyampaikan pernyataan di media.

“Untuk itu saya meminta klarifikasi terkait pernyataan mantan Komandan Korps Marinir (Dankormar), Letjen TNI Mar (Purn) Suharto, yang mengklaim MUI dan Muhammadiyah mendukung delapan pernyataan hingga viral di media sosial,” tandas Sekjen MUI.

Sekali lagi Sekjen MUI membantah pernyataan itu dan menegaskan secara pribadi dan organisasi MUI tidak pernah memberikan dukungan.

“Hal ini disampaikan sehubungan dengan beredarnya berita klaim MUI mendukung delapan pernyataan, maka perlu dijelaskan bahwa MUI hingga saat ini tidak ada surat dari Forum Punawirawan TNI ke MUI,” pungkas Buya Amirsyah.

Exit mobile version