Oleh : Dr.Amirsyah Tambunan
Sekjen MUI Pusat
Sudah menjadi pemahaman bagi jamaah haji bahwa Syarikah berperan penting memperkuat penyelenggaraan haji untuk mewujudkan haji mabrur. Karena haji mabrur mendatangkan banyak kebaikan (al-birr) berkolaborasi dengan semua pihak untuk menjalankan rangkaian ibadah termasuk sarana dan prasarana.
Sebab rangkaian ibadah
Haji yang panjang sebagai ibadah mahdhah adalah ibadah yang khusus dan hanya dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan agama yang telah ditetapkan dalam syariat (dalil syar’i) seperti ibadah haji.
Diantara rangkaian ibadah haji melakukan ziarah memerlukan dukungan sarana ke Baitullah di Makkah dengan mengikuti serangkaian ritual tertentu pada waktu yang telah ditetapkan. Agar ibadah berjalan lancar dan tertib, pemerintah Arab Saudi menunjuk sejumlah perusahaan penyedia layanan yang bertanggung jawab untuk mengatur kebutuhan jemaah seperti akomodasi, transportasi, konsumsi, dll.
Tata Kelola Haji Profesional Memperoleh Manfaat
Sejumlah perusahaan ini disebut sebagai Syarikah haji adalah perusahaan resmi yang ditunjuk pemerintah Arab Saudi untuk mengelola berbagai keperluan jemaah haji selama berada di Arab Saudi.Untuk memahami lebih jauh peran, fungsi, dan pentingnya syarikah haji dalam penyelenggaraan ibadah haji melalui syarikah merupakan perusahaan atau badan usaha yang diberi izin operasional untuk mengelola dan menyelenggarakan layanan haji.
Syarikah haji bagian dari sistem baru dalam penyelenggaraan layanan ibadah haji di Arab Saudi, di mana layanan kepada jemaah haji dikelola oleh perusahaan profesional yang secara resmi ditunjuk oleh pemerintah Arab Saudi untuk memberikan berbagai layanan kepada jemaah haji dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Sebelum adanya sistem syarikah, layanan haji biasanya dikelola oleh organisasi nirlaba (muassasah) yang di nilai kurang profesional. Namun, sejak tahun 2022, Arab Saudi menetapkan kebijakan terkait layanan haji dialihkan kepada perusahaan-perusahaan profesional (syarikah) yang beroperasi secara bisnis (tijaroh) dan bertanggung jawab penuh terhadap kebutuhan jemaah selama di Tanah Suci.
Adapun Fungsi dan Tugas Syarikah
Perusahaan syarikah haji; pertama, bertugas untuk memberikan layanan kepada jemaah haji internasional.Pada umumnya, setiap kloter jemaah haji biasanya dilayani oleh satu syarikah.
Mengutip informasi dari situs Badan Pengelola Keuangan Haji, berikut fungsi dan tugas suatu syarikah dalam melayani jemaah haji; pertama, menyediakan penginapan yang layak dan sesuai standar di Makkah dan Madinah; kedua, menyiapkan makanan dan minuman yang higienis dan bergizi dan halalan-thoyiba sesuai jadwal.
Ketiga, mengatur mobilitas jemaah mulai dari kedatangan hingga pelaksanaan ibadah; keempat, menyediakan tenda, perlengkapan, dan layanan pendukung di Arafah, Mina, dan lokasi haji lainnya hingga jamaah haji kebali ketanah air.
Ini merupakan bagian dari standar dan tata kelola pelayanan haji yang perlu di apresiasi oleh semua pihak untuk melaksakan perintah Allah QS Al Haj : 28
لِّيَشۡهَدُوۡا مَنَافِعَ لَهُمۡ وَيَذۡكُرُوا اسۡمَ اللّٰهِ فِىۡۤ اَ يَّامٍ مَّعۡلُوۡمٰتٍ عَلٰى مَا رَزَقَهُمۡ مِّنۡۢ بَهِيۡمَةِ الۡاَنۡعَامِ ۚ فَكُلُوۡا مِنۡهَا وَاَطۡعِمُوا الۡبَآٮِٕسَ الۡفَقِيۡـرَ
Artinya: Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Dia berikan kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.
Jamaah Haji adalah Tamu Allah
Salah satu ke istimewaan jamaah haji “tamu Allah” karena mereka datang ke Baitullah atas panggilan Allah dan mendapatkan perlakuan dan layanan kehormatan dari Allah SWT sebagaimana tamu dimuliakan untuk mengharapkan ridhaAllah agar meraih haji mabrur. Dalam hadis, disebutkan bahwa jemaah haji dan umrah adalah tamu Allah, jika mereka berdoa, Allah mengabulkannya, dan jika mereka meminta ampun, Allah mengampuni mereka.
Memenuhi panggilan Allah bagi jamaah haji merupakan kebahagiaan dan kerinduan yang bertahu-tahun di nantikan agar bisa pergi ke Makkah karena panggilan Allah, mengikuti perintah-Nya untuk menunaikan ibadah haji.
Keistimewaan di berikan Allah SWT untuk memenuji panggilan Allah merupakan perlakuan istimewa bagi jemaah haji, seperti doa yang dikabulkan dan ampunan dosa yang di perbuat manusia dalam hidup di dunia diberikan kesehatan, rezeki yang halal dan baik (halalan thayyiban) serta umur yang panjang memperolah berkah merupakan bagian dari haji mabrur. Semoga. Aamiin













