MuhammadiyahNasionalNews

Mendikdasmen Ungkap Membentuk Karakter Bangsa Melalui Pendidikan

35

Jakarta, panjimas – Sudah dikenal sejak dahulu jika Muhammadiyah adalah organisasi pembaharuan yang sejak awal menjadi pelopor di bidang pendidikan modern dalam rangka membentuk karakter bangsa dan mendidik anak bangsa melalui jalur pendidikan.

Hal ini disampaikan Mendikdasmen, Abdul Mu’ti saat hadir meresmikan sarana pendidikan Muhammadiyah Cabang Belawan yang bertempat di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Cabang Belawan, Selasa (8/7/25).

Dalam kesempatan itu Abdu Mu’ti menegaskan bahwa pihaknya tengah giat melaksanakan program peningkatan kualitas SDM para Guru-guru yang belum D4 dan S1 melalui sistem Recogni Pembelajaran Lampau (RPL) yang belum D4 dan S1 melalui pembelajaran mendalam (deplerning).

Tunjangan dan tukin untuk meningkatkan kesejahteraan. Untuk itu dirinya meminta kepada insan pendidikan agar menghindari tiga hal, yakni : hindari konflik, hindari korupsi dan ketiga hindari sikap kolot atau pemikiran jumud.

Mendikdasmen juga mencontohkan ada sekolah Muhammadiyah yang bagus hingga menolak murid, ada juga yang di tolak murid. Karena itu kita harus giat melakukan pembaruan; pertama, pemahaman keagamaan, berikutnya pembaharuan pemikiran (tajdidul fikri), ketiga pembaharuan gerakan (tajdid fi harokah) seperti contohnya bagaimana sekolah juga harus menghargai siswa.

Mendiknas kembali menegaskan proses pembangunan karakter bangsa melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat melalui : bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

“Dengan kebiasaan yang baik maka generasi yang berkualitas bisa kita ciptakan untuk membangun masa depan bangsa yang berkarakter,” tandasnya.

Exit mobile version