Uncategorized

STKIP Muhammadiyah Bertransformasi Menjadi Universitas Muhammadiyah Papua

52

Manokwari, panjimas – Dunia pendidikan tinggi di Papua Barat menorehkan babak baru. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Manokwari resmi bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB).

Perubahan kelembagaan ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 560/B/0/2025 pada 15 Juli 2025, dan dilaunching secara resmi pada Sabtu (23/8) oleh Fauzan selaku Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan bahwa peresmian ini menjadi amanat penting bagi birokrasi agar sistem yang telah diterapkan harus terus ditingkatkan, baik dalam tradisi akademik (kultural) maupun tata kelola yang berbasis meritokrasi (struktural).

“Mengelola Universitas itu memang harus dengan sistem yang baik, sistem yang profesional, yang berbasis pada meritokrasi, sistem yang juga bertata kelola good governance”. Ujarnya.

Selaim itu dirinya menambahkan bahwa dua aspek yang esensial ini tentu harus didukung dengan peningkatan kualitas dari sumber daya manusia (SDM) itu sendiri. Perubahan yang berkemajuan bisa diupayakan dengan pengelolaan sistem manajemen yang baik.

“Dan sumber daya manusia adalah kekuatan dari setiap sistem apapun, baik itu universitas, organisasi, bahkan negara sekalipun memerlukan SDM yang handal, unggul, dan berkualitas tinggi.” Tambahnya.

Sementara itu Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof Fauzan, menyebut perubahan status ini bukan sekadar pergantian nama. Transformasi ini juga menyangkut tata kelola, peran, dan tanggung jawab perguruan tinggi dalam mencetak SDM unggul di Papua Barat.

“Dari Kementerian berharap Universitas Muhammadiyah Papua Barat ini mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tidak ada pilihan lain kecuali harus berkolaborasi, baik dengan pemerintah daerah maupun seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Fauzan juga mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari. Dia menyebut sinergi pemerintah daerah sangat penting dalam pengembangan UMPB ke depan.

Exit mobile version