Jakarta, panjimas – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan ibu kota, di sudut kecil wilayah Kampung Pemulung, Jl. Pertanian, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sekelompok anak muda hadir membawa cahaya harapan. Mereka datang bukan dengan janji, melainkan dengan aksi nyata – mengajar, bermain, dan berbagi inspirasi. Melalui kegiatan “Gerakan Pemuda Mengajar”, komunitas Lentera Huma Berhati (LHB) berupaya membuka akses pendidikan sekaligus menumbuhkan kesadaran belajar di kalangan anak-anak dari keluarga pemulung.
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Akses dan Kesadaran Pendidikan di Kampung Pemulung” ini menjadi bagian dari komitmen LHB untuk mendorong pemerataan kesempatan belajar bagi seluruh anak Indonesia, tanpa memandang latar belakang sosial dan ekonomi.
Ketua Pelaksana kegiatan, Shada Nida Safitri, menuturkan bahwa Gerakan Pemuda Mengajar lahir dari keprihatinan atas masih terbatasnya akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah marginal.
“Kami melihat banyak anak di Kampung Pemulung yang sebenarnya memiliki semangat belajar tinggi, tapi terkendala oleh akses dan fasilitas. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir langsung untuk memberikan motivasi, bimbingan belajar, dan dukungan moral agar mereka berani bermimpi besar,” ujar Shada.
Selama kegiatan berlangsung, para relawan muda LHB terlibat aktif dalam berbagai aktivitas edukatif dan inspiratif. Anak-anak diajak belajar membaca, menulis, dan berhitung dengan cara yang menyenangkan. Selain itu, disediakan pula sesi storytelling, permainan edukatif, dan kegiatan seni sederhana seperti menggambar dan mewarnai untuk menumbuhkan kreativitas serta rasa percaya diri.
Di penghujung acara, anak-anak juga menerima bantuan alat tulis, buku bacaan, dan perlengkapan belajar, sebagai simbol dukungan terhadap semangat mereka menuntut ilmu.
Kegiatan Gerakan Pemuda Mengajar ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta melalui Program Pembinaan Aktivitas Pemuda 2025. Program tersebut menjadi wadah bagi para pemuda untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Perwakilan Dispora DKI Jakarta menyambut baik inisiatif yang digagas oleh Lentera Huma Berhati. Dukungan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan komunitas pemuda dalam mendorong semangat gotong royong dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
“Kami percaya bahwa pemuda memiliki peran penting dalam membangun masyarakat. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa kepedulian sosial dan semangat berbagi bisa tumbuh dari aksi sederhana, tetapi berdampak besar,” ujar perwakilan Dispora dalam sambutannya.
Lentera Huma Berhati (LHB) sendiri merupakan Lembaga Filantropi yang berfokus pada bidang pendidikan, kemanusiaan, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Lembaga ini dibentuk oleh para pemuda dengan semangat menebar manfaat dan menjadi lentera bagi sesama.
Melalui kegiatan seperti Gerakan Pemuda Mengajar, LHB berharap dapat menumbuhkan semangat kepedulian di kalangan pemuda lain agar turut berkontribusi menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar.
“Kami ingin menjadi bukti bahwa pemuda tidak hanya bisa berbicara, tapi juga bergerak. Kami percaya bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang konsisten,” tambah Shada dengan semangat.
Dengan dukungan berbagai pihak, terutama Dispora DKI Jakarta, kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti di satu titik, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang menjangkau lebih banyak wilayah dan anak-anak yang membutuhkan.













