InternasionalMuhammadiyahNews

Cara Kader Muhammadiyah di Tunisia Kobarkan Semangat Islam Berkemajuan

31
×

Cara Kader Muhammadiyah di Tunisia Kobarkan Semangat Islam Berkemajuan

Sebarkan artikel ini

Tunisia, panjimas – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Tunisia sukses menyelenggarakan Baitul Arqam pada 8–9 November 2025 di Kairouan, Tunisia. Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah bagi PCIM Tunisia. Pasalnya, ini menjadi kali pertama Baitul Arqam digelar di negara tersebut, sejak PCIM Tunisia didirikan sepuluh tahun lalu.

Mengusung tema “Harmonisasi Ideologi dan Intelektual Muhammadiyah”, kegiatan ini menjadi upaya strategis PCIM Tunisia untuk membangun spirit kolektif, menumbuhkan kesadaran organisasi, memperkuat ideologi gerakan islam berkemajuan, dan merajut tali persaudaraan antar kader yang mayoritas merupakan mahasiswa Indonesia di Tunisia.

Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, turut hadir sebagai pemateri secara daring. Mengusung materi bertajuk Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah, Bachtiar menekankan pentingnya keseimbangan aspek-aspek kehidupan dalam diri para kader.

“Di era modern ini penting sekali bagi kader-kader Muhammadiyah untuk selalu menyeimbangkan spiritualitas, intelektualitas, dan aksi sosial,” utasnya

Sementara itu, Naufal Sholahuddin selaku Ketua PCIM Tunisia, dalam sambutannya turut mengapresiasi terselenggaranya Baitul Arqam perdana ini. Ia menilai Baitul Arqam menjadi momentum positif untuk memperkuat komitmen keislaman, keindonesiaan, dan kemuhammadiyahan para kader.

Menurutnya, sebagai seorang kader harus memiliki jiwa militan dan siap setiap saat. Ia mengutip perkataan K.H Ahmad Dahlan, “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah,” ujarnya tegas dalam sambutan pembukaan.

Ketua panitia pelaksana Baitul Arqam PCIM Tunisia juga berharap melalui kegiatan ini dapat melahirkan kader-kader Muhammadiyah baru yang berkarakter, berintegritas, dan berwawasan global untuk terus melebarkan sayap dakwah nilai-nilai islam berkemajuan ke kancah Internasional.

“Ini bukan akhir, tapi awal perjalanan panjang bagi kader-kader Muhamamdiyah di Tunisia untuk terus belajar, berkontribusi, dan berkhidmat bagi umat dan bangsa,” tuturnya

Selama dua hari pelaksanaan Baitul Arqam, para peserta tidak hanya menerima sesi materi tetapi juga berpartisipasi langsung dalam diskusi interaktif, refleksi nilai kemuhammadiyahan, dan kegiatan team building. Kegiatan ini ditutup dengan kunjungan wisata ke sejumlah destinasi bersejarah di wilayah Sousse, yang terkenal dengan arsitektur klasik islamnya seperti Ribat Sousse, Masjid Agung Sousse, dan benteng-benteng kuno nan megah yang menghadap ke laut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *