Jakarta, panjimas – Sekjen
Majelis Ulama Indonesia (MUI) buya Amirsyah Tambunan memberikan apresiasi Komisi Pendidikan dan Kaderisasi (KPK) MUI yang telah menggulirkan Program Kaderisasi Ulama (PKU) dengan fokus pada beasiswa pendidikan jenjang S3.
Program itu menurut Buya Sekjen MUI merupakan hasil kerja sama antara MUI dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) guna memberikan kesempatan bagi calon ulama untuk melanjutkan studi doktoral di Universitas Islam Negeri (UIN).
“Program kaderisasi ulama ini adalah kaderisasi pendidikan S3. Kerja sama Komisi Pendidikan dengan Baznas, yaitu untuk mendapatkan S3 yang dititipkan di UIN, sehingga mereka ini bisa memperoleh S3 melalui Komisi KPK MUI dan mereka ini nantinya bisa berkontribusi kepada Majelis Ulama Indonesia,” ujar Buya Amirsyah saat membuka acara Sosialisasi dan Koordinasi Komisi Pendidikan dan Kaderisasi (KPK) Ulama MUI
Dalam kegiatan sosialisasi dan koordinasi itu juga turut dihadiri perwakilan anggota pengurus Komisi KPK MUI dan utusan perwakilan Komisi dan Bidang yang ada di MUI Pusat. Sekretaris Komisi Dr. Kartini, S. Ag, M. Pd menyampaikan bahwa program kaderisasi ulama ini bertujuan memberikan pembekalan kepada para ulama mengenai pendidikan agama dan konsep Islam wasathiyah (Islam moderat). Program ini menjadi salah satu agenda penting yang diusung oleh MUI dalam membentuk ulama yang memiliki pemahaman keislaman yang kuat dan moderat.
Sementara itu Ketua Komisi KPK MUI, Prof. Dr. Armai Arief menyatakan apresiasi kepada seluruh pengurus KPK MUI yang selama 5 tahun terakhir (2020-2025) ini tetap solid dan terus ikut membantu kegiatan yang diadakan oleh Komisi KPK MUI sampai akan berakhirnya kepengurusan saat ini.
Kembali Buya Amirsyah juga memberikan apresiasi sambil mengucapkan terimakasih kepada komisi KPK mui
“Oleh sebab itu, kaderisasi ini sangat penting, bagaimana kita memfasilitasi para pelajar, para mahasiswa, sehingga mereka dapat meneruskan jenjang pendidikannya di kemudian hari,” tambahnya.
Dengan adanya program ini, MUI berharap dapat mencetak lebih banyak ulama berkualitas yang mampu berperan aktif dalam membimbing umat serta menjaga harmoni kehidupan beragama di Indonesia.













