Perlis, panjimas – Muhammadiyah yang telah berada di usia 113 tahun, telah mencetak ribuan kader persyarikatan yang mampu memimpin berbagai sektor strategis, termasuk dalam bidang pendidikan tinggi. Peran tersebut tak lepas dari Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan, Pimpinan Pusat (Diktilitbang PP) Muhammadiyah yang telah membuat program-program unggulan dalam peningkatan kualitas Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA).
Dalam sesi Konferensi Internasional 2025, Universiti Muhammadiyah Malaysia, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin menyampaikan secara komprehensif mengenai Leadership Training Program yang merupakan salah satu program unggulan dari Majelis Diktilitbang yang bertujuan memperkuat kompetensi kepemimpinan dan tata kelola universitas bagi para pimpinan perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dari seluruh Indonesia.
“Dalam pendidikan tinggi, kami telah memiliki 164 universitas baik yang berasal dari Muhammadiyah ataupun ‘Aisyiyah. Model pelatihan yang berada di lingkungan pendidikan tinggi Muhammadiyah Aisyiyah ini merupakan satu upaya kami mempersiapkan regenerasi pemimpin untuk menghadapi tantangan baru di masa depan,” ujar Muttaqin dalam acara yang digelar Rabu (26/11).
Muttaqin menambahkan, program ini telah diwariskan Muhammadiyah sejak tahun 2017 dan telah mencetak ribuan kader persyarikatan, yang mana didalamnya terdapat pelatihan-pelatihan yang ditekankan pada aspek spiritual, pengetahuan, dan ilmu manajerial.
“Kami menyediakan banyak pembelajaran melalui pelatihan ini. Kami percaya setiap orang dapat menjadi pemimpin melalui pembelajaran dan pelatihan. Maka inilah yang mejadi tools bagi kami agar pengelola universitas memiliki wadah dan diberikan materi untuk memipin Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah kedepan,” pungkasnya.
Leadership Training Program ini merupakan sebuah langkah nyata Muhammadiyah sekaligus komitmen tegas untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah, ‘Aisyiyah. Upaya ini sekaligus merupakan langkah strategis dalam menyiapkan PTMA yang siap menghadapi transformasi global dan menjadi bagian penting dalam mencetak generasi pemimpin bangsa.













